Antrean Pelabuhan Gilimanuk Meluber, Bus dan Truk Masuk Gang Permukiman

I Putu Suyatra • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 17:36 WIB
ANTREAN KENDARAAN DI GILIMANUK : Belum ada Solusi jelas untuk mencegah bus nyelonong ke perkampungan. (M.Basir)
ANTREAN KENDARAAN DI GILIMANUK : Belum ada Solusi jelas untuk mencegah bus nyelonong ke perkampungan. (M.Basir) 

BALIEXPRESS.ID - Kemacetan parah menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, kembali berdampak pada kawasan permukiman warga. Sejumlah kendaraan berbadan besar, mulai dari bus antarkota hingga truk cold diesel, nekat masuk ke gang-gang sempit Kelurahan Gilimanuk untuk menghindari antrean panjang di jalur utama.

Kondisi tersebut membuat warga resah. Selain mengganggu kenyamanan, kendaraan besar yang melintas di gang permukiman dinilai membahayakan keselamatan warga karena lebar jalan yang terbatas.

Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Sebelumnya, kendaraan berbadan besar bahkan pernah menabrak warung warga di kawasan permukiman Gilimanuk.

Warga Keluhkan Bus dan Truk Masuk Gang

Anshori, warga Gilimanuk, mengatakan persoalan kendaraan besar masuk ke gang permukiman telah berulang kali dikeluhkan warga.

Berbagai upaya sebenarnya telah dilakukan untuk mencegah kendaraan besar melintas. Warga memasang papan larangan hingga menempatkan pembatas beton di sejumlah persimpangan gang.

Namun, upaya tersebut tidak selalu efektif. Sejumlah pengemudi disebut tetap nekat melintas dengan menggeser pembatas beton yang dipasang warga.

”Kami sangat keberatan kendaraan besar seperti cold diesel, apalagi bus, melintas di gang permukiman. Kalau kendaraan kecil masih tidak masalah,” ujar Anshori.

Ia mengaku sempat bersitegang dengan salah seorang sopir bus yang melintas di kawasan permukiman. Menurutnya, pemerintah dan petugas di lapangan perlu mengambil langkah tegas agar gang permukiman tidak menjadi jalur alternatif kendaraan besar saat terjadi antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Antrean Pelabuhan Gilimanuk Kerap Terjadi Malam Hari

Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma membenarkan antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk masih kerap terjadi. Kondisi tersebut terutama terlihat pada malam hari.

Ia juga menyayangkan masih adanya bus yang memilih melintas melalui kawasan permukiman warga untuk menghindari antrean di jalur utama.

Persoalan kendaraan besar yang masuk ke gang permukiman, kata Tony, menjadi perhatian dalam penanganan arus lalu lintas menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Upaya pengaturan lalu lintas diperlukan agar antrean kendaraan menuju pelabuhan tidak kembali meluber ke jalan-jalan permukiman dan mengganggu aktivitas serta keselamatan warga.

Editor : I Putu Suyatra
Sumber : Radar Bali
macet pelabuhan gilimanuk jembrana