Keluhan Kerusakan Pasar Kuta II Ditindaklanjuti, Trantib Kuta Turun Cek Lokasi

I Putu Resa Kertawedangga • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 08:14 WIB
PEMANTAUAN: Tim Trantib Kecamatan Kuta saat melakukan pemantauan kerusakan Pasar Kuta II, Rabu (23/9).
PEMANTAUAN: Tim Trantib Kecamatan Kuta saat melakukan pemantauan kerusakan Pasar Kuta II, Rabu (23/9).

 

BALIEXPRESS.ID- Pasca adanya keluhan terkait adanya sejumlah kerusakan di Pasar Kuta II, tim Trantib Kecamatan Kuta telah melakukan pemantauan di lokasi, Rabu (23/9). Dalam pemantauan yang dilakukan memang benar telah terjadi kerusakan di beberapa titik di pasar tradisional tersebut. Hasil pemantauan pun akan diberikan kepada Bupati Badung sebagai acuan untuk mengambil tindak lanjut.

Camat Kuta, I Made Agus Suantara, saat dikonfirmasi pun membenarkan adanya pemantauan lokasi. Hal ini dilakukan setelah adanya laporan ke Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat (Sidumas) yang masuk dalam Kontak Bupati. “Ya, tadi sudah dicek oleh Trantib, terkait dengan situasi kondisi ya modelnya pasar tuh kan memang agak kumuh, bisa ditata dengan rapi,” ujar Agus Suantara.

Pihaknya menyebutkan, dalam pemantauan yang dilakukan Trantib Kuta pun telah berdiskusi dengan pengelola pasar. Dari hasil pemantauan, dirinya mengaku, pihak pengelola Pasar Kuta II telah melaporkan kondisi tersebut kepada Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung. Hanya saja laporan tersebut disebutkan belum mendapatkan tindak lanjut.

“Pihak pengelola pasar menyatakan, bahwa sudah melaporkan kerusakan-kerusakan yang terjadi di area Pasar Kuta II ke Dirut, tapi sampai saat ini belum ada penanganan,” ungkapnya.

Agus Suantara pun menyatakan, sejatinya pengelolaan pasar ada pada pihak swasta, untuk lahan yang digunakan milik pihak ketiga. Untuk selanjutnya juga akan dilakukan pemeriksaan ke lokasi oleh tim teknis. Hasil pemantauan dari Trantib Kuta pun akan diberikan kepada Bupati Badung untuk tindak lanjut kedepannya. “Ya hasil pemantauan akan kami sampaikan, bahwa kami sudah melakukan pemantauan di lapangan,” paparnya.

Seperti diketahui, Kondisi Pasar Kuta II, Kecamatan Kuta dikeluhkan lantaran mengalami sejumlah kerusakan. Salah satu titik yang mengalami kerusakan cukup parah adalah kamar mandi yang berada di sisi utara pasar tersebut. Penataan pasar ini pun sangat diharapkan lantaran Pasar Kuta II merupakan salah satu penyumbang pendapatan terbesar pada Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung.

Salah seorang pegawai Pasar Kuta II mengatakan, kerusakan tersebut terjadi sejak lama dan belum mendapat perbaikan. Padahal pihaknya telah beberapa kali mengusulkan perbaikan, namun hingga kini belum mendapat penanganan.Kondisi ini pun sangat disayangkan, apalagi Pasar Kuta II memberikan kontribusi cukup besar terhadap pendapatan Perumda Pasar MGS. Kontribusi dari pasar tersebut bahkan disebut mencapai miliaran rupiah. Kondisi ini pun memunculkan pertanyaan mengenai perhatian pengelola terhadap pemeliharaan fasilitas pasar yang menjadi salah satu sumber pendapatan tersebut."Sudah lama kondisinya seperti ini. Beberapa kali diajukan untuk diperbaiki, tapi sampai sekarang belum ditangani," ujar pegawai yang namanya enggan disebutkan. (esa)

Editor : Wiwin Meliana
PASAR rusak kuta