Dua Kelompok WNA Terlibat Keributan di Jalan Pantai Berawa, Polisi Selidiki

I Gede Paramasutha • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 17:20 WIB
WNA adu jotos di Jalan Pantai Berawa. (Bali Express/Istimewa)
WNA adu jotos di Jalan Pantai Berawa. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID – Keributan melibatkan dua kelompok warga negara asing (WNA) terjadi di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung. Aksi tersebut terekam kamera warga dan videonya beredar di media sosial pada Rabu (23/9).

Dalam video berdurasi sekitar 19 detik yang beredar, terlihat sejumlah pria terlibat perselisihan di tepi jalan. Mereka tampak saling dorong hingga terjadi kontak fisik. Dua kelompok tersebut terlihat mengenakan pakaian berbeda. 

Beberapa pria mengenakan kaos hitam dan celana pendek hitam, sementara seorang lainnya memakai kaos abu-abu dengan celana panjang putih. Di sisi lain, terdapat kelompok pria yang mengenakan kemeja putih dan celana panjang cokelat. Seorang lainnya terlihat memakai kemeja merah dengan celana panjang berwarna serupa.

Baca Juga: Universitas Brawijaya Kunjungi BRI BO Denpasar Gajah Mada, Perkuat Sharing Dunia Perbankan dan Unive

Situasi sempat memanas ketika seorang WNA yang mengenakan kaos abu-abu terjatuh ke aspal setelah terlibat aksi saling dorong dan pukul. Keributan berlangsung ketika arus kendaraan masih berjalan di sekitar lokasi.

Sejumlah warga yang berada tidak jauh dari tempat kejadian kemudian mendekat. Mereka berupaya melerai pihak-pihak yang terlibat agar keributan tidak semakin meluas. Peristiwa tersebut kemudian direkam oleh warga dan videonya diunggah ke media sosial hingga menjadi perhatian publik.

Keributan yang melibatkan WNA di kawasan Jalan Pantai Berawa ini bukan kejadian pertama. Sebelumnya, pada Rabu (9/9), Polsek Kuta Utara juga menindaklanjuti informasi mengenai dua kelompok WNA yang terlibat perkelahian di jalanan.

Baca Juga: Atasi Macet Gatsu Barat - Canggu, Pemkab Badung Dalami Solusi Terowongan Bawah Tanah

Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana mengatakan, pihaknya masih melakukan pengecekan terkait kejadian yang terekam dalam video tersebut. Personel kepolisian juga telah turun ke lokasi untuk memastikan informasi yang beredar.

“Lokasi masih dicek. Anggota masih turun. Nanti kami kabari lagi,” ujar Sukadana saat dikonfirmasi, Kamis (24/9). Sukadana juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan gangguan keamanan di lingkungan sekitar. Laporan dapat disampaikan melalui layanan kepolisian 110.

Menurutnya, menjaga situasi keamanan di kawasan tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk Linmas, Jagabaya, dan masyarakat. “Kami sudah mengingatkan rekan-rekan warga maupun masyarakat, kalau memang ada ini, mohon dihubungi 110. Kami sama-sama atensi bersama dengan Linmas, Jagabaya maupun masyarakat itu sendiri,” pungkasnya. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
pantai berawa keributan wna