Bupati Setuju Tempatkan Armada Damkar di Kintamani, Sutama: Apresiasi, Jangan Wacana Saja

I Made Mertawan • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 06:58 WIB
Peristiwa kebakaran lahan di Desa Suter, Kecamatan Kintamani, Bangli, Jumat (25/9/2026). (Ist)
Peristiwa kebakaran lahan di Desa Suter, Kecamatan Kintamani, Bangli, Jumat (25/9/2026). (Ist)

BALIEXPRESS.ID- Desakan sejumlah pihak agar pemerintah menempatkan armada pemadam kebakaran (damkar) di Kecamatan Kintamani mendapat respons positif dari Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta.

Sedana Arta menilai bahwa untuk merealisasikan hal tersebut bukan sesuatu yang sulit.

Ia mengatakan, wacana penempatan armada damkar di Kintamani sebenarnya sudah ada lama. 

Baca Juga: Karyawan Jungle Padel Lembongan Ditangkap, Diduga Gelapkan Barang Inventaris

Hal itu ditandai dengan pembangunan pos damkar di Kantor Camat Kintamani era Bupati Bangli I Made Gianyar, dan Sedana Arta sebagai wakilnya.

Namun, hingga kini penempatan armada belum juga terealisasi. "Setuju dengan hal itu (menempatkan armada damkar) dan mudah-mudahan dinas juga bisa menindaklanjuti," terang Sedana Arta ditemui pada Jumat (25/9/2026).

Bupati asal Desa Sulahan, Kecamatan Susut, itu mengatakan segera memanggil dinas terkait untuk memastikan jumlah armada yang tersedia sekaligus kondisinya.

Baca Juga: KPU Gianyar Siapkan Siswa SMKN 2 Tegallalang Jadi Pemilih Cerdas 2029

Hal tersebut perlu dipastikan agar armada yang ditempatkan di Kintamani dalam kondisi siap digunakan.

Untuk lokasi pos, menurut Sedana Arta, bisa memanfaatkan Kantor Camat Kintamani, Pasar Seni Geopark, atau aset pemerintah lainnya yang memungkinkan.

Baca Juga: Kebakaran Gedung BK dan Arsip SMPN 3 Sawan, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Bupati dua periode itu menegaskan, penempatan armada damkar di kecamatan paling utara Kabupaten Bangli tersebut penting, terutama di tengah kondisi kemarau panjang seperti sekarang.

Berdasarkan data, beberapa kali terjadi kebakaran, baik pada bangunan milik warga maupun kawasan hutan.

Selain mengandalkan armada milik pemerintah daerah, Sedana Arta mengatakan pihaknya juga telah melakukan pendekatan dengan Kementerian Kehutanan untuk menyiapkan armada damkar.

Pembuatan embung juga dinilai dapat menjadi bagian dari upaya mengantisipasi kebakaran hutan.

"Mudah-mudahan sinergitas ini akan bisa terwujud. Misalnya support satu armada damkar, embung juga dibuatkan," katanya.

Anggota DPRD Bangli I Wayan Sutama mengapresiasi respons bupati yang akan menempatkan armada damkar di Kintamani.

Sutama menegaskan bahwa masyarakat sangat berharap ada armada standby di sana.

Seperti diketahui, jarak tempuh dari Kota Bangli tempat pos damkar ke Kintamani termasuk jauh untuk ukuran bencana kebakaran.

"Kintamani itu luas, di sana juga ada hutan yang luas. Damkar sangat diperlukan, apalagi musim kemarau seperti sekarang," katanya.

Politikus Partai Golkar asal Desa Kintamani ini mengingatkan pernyataan bupati itu tak sekadar wacana.

Ia mengatakan demikian karena penempatan armada damkar sudah menjadi wacana sejak lama yang tak terkunjung terealisasi.

"Kalau bupati sudah merencanakan saya sangat mengapreasi, jangan wacana saja," ujar Sutama, mengingatkan. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
Kintamani bangli sedana arta kebakaran