Pembangunan Pelabuhan Water Taxi Berpotensi Pindahkan Pura Segara Perancak

Putu Resa Kertawedangga • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 15:34 WIB
Sekda Badung, Ida Bagus Surya Suamba. (Dok. Bali Express)
Sekda Badung, Ida Bagus Surya Suamba. (Dok. Bali Express)

BALIEXPRESS.ID - Rencana pembangunan pelabuhan untuk mengakomodir transportasi umum berupa water taxi kini dipastikan berlanjut.

Bahkan rencana pembangunannya akan disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat di Pantai Perancak, Desa Tibubeneng, Kuta Utara.

Hal ini lantaran rancangan pelabuhan tersebut akan berdampak pada Pura Segara Perancak yang ada di dekat area pantai.

Baca Juga: Cucak Hijau Juara Kontes Dicuri, Aksi 2 Pelaku Terekam CCTV

Sekretaris Daerah (Sekda) Badung, Ida Bagus Surya Suamba mengatakan, tindak lanjut pembangunan pelabuhan water taxi akan dilakukan peninjauan di lapangan.

Bahkan dari pemerintah pusat Deputi Perhubungan dan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry didampingi Pemkab Badung akan melihat langsung lokasi pembangunan di Pantai Perancak.

“Kalau di Pantai Sekeh sudah selesai, ini yang di Perancak, rencananya hari Jumat,” ujar Surya Suamba, saat ditemui Selasa (29/9).

Baca Juga: Scaloni Ingin Messi Berpamitan kepada Publik Argentina di Stadion Monumental

Pihaknya menyebutkan, dari adanya rancangan pembangunan pelabuhan ini Pura Segara Perancak kemungkinan akan terdapak.

Bahkan dari desain yang dibuat oleh ASDP Indonesia Ferry akan ada pemindahan pura tersebut.

Namun hal ini tentunya akan disampaikan terlebih dahulu kepada masyarakat untuk memohon persetujuan.

Baca Juga: Disnaker Bali Petakan Warga Usia Produktif, TPT Ditargetkan Turun ke 1,4 Persen

“Desainnya ASDP akan ada pemindahan pura, tapi dibangun lebih bagus. Tapi kan tetunya minta persetujuan masyarakat,” ungkapnya.

Di sisi lain, Surya Suamba menerangkan, dalam rencana pembangunan tersebut, pemerintah pusat akan menunjuk badan usaha milik swasta yang langsung mengeksekusi.

Terlebih dirinya mengaku, konsep pembangunan pelabuhan ini merupakan investasi, sehingga nantinya dalam pemerintah tidak lagi mengeluarkan biaya.  

“Nanti ini akan ditenderkan ke swasta, atas perintah pemerintah pusat nanti swasta yang akan membangun. Karena ini investasi,” paparnya.

Sebelumnya mantan Kadis PUPR Badung ini menjelaskan, dalam pembangunan pelabuhan ini Pemkab Badung hanya ditugaskan untuk menyiapkan lahan.

Pelabuhan water taxi ini pun direncanakan ada dua , yakni di Pantai Sekeh dan Pantai Perancak.

Pembangunan dua pelabuhan tersebut menjadi bagian dari sistem transportasi publik terintegrasi yang tengah disiapkan di Badung.

"Nantinya, pelabuhan akan terhubung dengan jaringan transportasi darat berupa trem yang juga dirancang melintasi kawasan pesisir," jelasnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
perancak water taxi pura Pemkab Badung pelabuhan