BALIEXPRESS.ID - Kunjungan wisatawan ke wilayah Kabupaten Badung pada September 2026 mengalami penurunan dari bulan sebelumnya.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata setempat, jumlah kunjungan tercatan sebesar 671.014 wisatawan mancanegara (wisman).
Namun pada Agustus 2026 jumlah kunjugan wisman tercatat sebesar 706.796 orang.
Baca Juga: Wacana Siswa Tidak Naik Kelas, Disdikpora Badung Tunggu Aturan Pusat
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Anak Agung Putri Mas Agung mengatakan, kunjungan wisman pada September 2026 meningkat 2,61 persen dibandingkan September 2025 yang tercatat 653.955 orang.
Hanya saja angka tersebut turun 5,06 persen jika dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 706.796 orang.
“Penurunan bulanan tersebut bersifat musiman. Salah satu indikasinya terlihat pada sejumlah pasar Eropa setelah periode liburan musim panas berakhir," ujar Putri Mas Agung, Jumat (9/10).
Baca Juga: Polisi Tunggu Laporan Usai Gerai Indomaret di Pamekasan Dibongkar Paksa Massa
Pihaknya menyebutkan, kunjungan wisman pada September ini masih didominasi oleh warga negara Australia, yang mencapai 169.782 orang.
Jumlah ini pun menyumbang 25,3 persen dari total kedatangan di Kabupaten Badung.
Posisi kedua diisi oleh China yang menyumbang 56.349 orang.
Baca Juga: Bareskrim Polri Gerebek Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Sasar Peredaran Narkoba
Namun, jumlah kunjungan dari Negeri Tirai Bambu ini turun 5,76 persen dibandingkan Agustus 2026.
Sebaliknya India mencatatkan 43.027 wisman, meningkat 19,44 persen dibandingkan Agustus 2026.
“Pertumbuhan tersebut mengantarkan India menempati posisi ketiga pasar wisman terbesar pada September tahun ini," ungkapnya.
Putri Mas Agung menerangkan, kunjungan wisman dari Januari–September 2026 mencapai 5.406.253 orang, turun 0,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski demikian, jumlah tersebut masih 16,45 persen lebih tinggi dibandingkan Januari–September 2019, sebelum pandemi.
Sementara itu pada Triwulan III 2026, kunjungan wisman mencapai 2.098.478 orang.
Jumlah ini pun tumbuh 1,08 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
“Data kedatangan wisman tersebut berdasarkan data perlintasan di Bandara Ngurah Rai yang diolah Dinas Pariwisata Kabupaten Badung," jelasnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga