BALIEXPRESS.ID - Kualitas bangunan dan ketepatan penggunaan anggaran menjadi perhatian Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata saat meninjau revitalisasi SDN 1 Bukit dan SDN 2 Bukit, Kecamatan Karangasem, Kamis (8/102026).
Ia meminta seluruh pekerjaan diselesaikan sesuai perencanaan sebelum bangunan diserahterimakan dan digunakan kembali oleh siswa.
Dalam peninjauan tersebut, Gus Par didampingi Kajari Karangasem Kusufi Esti Ridliani dan Kepala Disdikpora Karangasem I Gusti Bagus Budiadnyana.
Baca Juga: Tas Pedagang Pasar Amlapura Raib, Uang Jutaan Rupiah dan Ponsel Ikut Hilang
Berdasarkan hasil pemantauan, progres pengerjaan dinilai berjalan sesuai target. Meski demikian, ia mengingatkan agar setiap kekurangan yang ditemukan segera diperbaiki.
Menurut Gus Par, revitalisasi sekolah merupakan kebutuhan penting untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Hasil pembangunan harus benar-benar memberikan manfaat bagi siswa, bukan sekadar menuntaskan pekerjaan fisik.
Baca Juga: Bali United Gilas Persijap 6-1, Jansen Soroti Operan Satu-Dua dan Transisi Permainan
Ia juga meminta kepala sekolah aktif mengawasi proses pengerjaan. Jika ditemukan bagian bangunan yang belum sempurna, seperti pemasangan atap yang masih longgar, perbaikan harus dilakukan sebelum proses serah terima.
“Pengerjaan pasti ada saja sedikit kekurangan, otomatis yang mana menjadi kekurangan itu sebelum diserahterimakan harus dicek terlebih dahulu,” katanya.
Baca Juga: Satu Tahun Hadir di Bali, Ciputra SMG Eye Clinic Luncurkan Layanan Katarak dengan Teknologi Terbaru
Selain mutu bangunan, Gus Par menekankan pentingnya kelengkapan administrasi. Laporan harian dan mingguan harus disusun dengan baik serta sesuai dengan realisasi pekerjaan dan rencana anggaran biaya (RAB).
Ia menyebut keterlibatan kejaksaan dalam program tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan pemerintah pusat digunakan sebagaimana mestinya.
Kualitas hasil pembangunan juga perlu dijaga agar kepercayaan pemerintah pusat terhadap pelaksanaan program di Karangasem tetap terpelihara.
Sementara itu, Kajari Karangasem Kusufi Esti Ridliani mengatakan revitalisasi sekolah merupakan salah satu program prioritas untuk mempercepat pembangunan sektor pendidikan.
Pendampingan dilakukan untuk mendorong pelaksanaan kegiatan sesuai perencanaan, sekaligus memastikan anggaran digunakan secara efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan pihak sekolah.
Komite sekolah serta masyarakat juga diharapkan ikut mengawasi karena fasilitas tersebut nantinya digunakan oleh anak-anak mereka.
“Kami hadir di sini, selain supaya anggaran terserap maksimal, tetapi juga kualitasnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat, kebutuhan anak-anak, sehingga mereka nyaman dalam belajar,” ujarnya. (*)
Editor : I Made Mertawan