Hadiri Tumpek Wayang di Susut, Bupati Bangli Harapkan Nilai Luhur Terwariskan

I Made Mertawan • Dipublikasikan Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:52 WIB
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri perayaan Tumpek Wayang di Pura Bale Agung, Desa Adat Tanggahan Talang Jiwa, Kecamatan Susut, Bangli Sabtu (10/10/2026). (Diskominfosan Bangli)
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri perayaan Tumpek Wayang di Pura Bale Agung, Desa Adat Tanggahan Talang Jiwa, Kecamatan Susut, Bangli Sabtu (10/10/2026). (Diskominfosan Bangli)

BALIEXPRESS.ID – Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri upacara Tumpek Wayang di Pura Bale Agung, Desa Adat Tanggahan Talang Jiwa, Kecamatan Susut, Bangli, Sabtu (10/10/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Bangli tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan tradisi Bali yang berlandaskan nilai-nilai Sad Kerthi.

Dalam kegiatan tersebut, Sedana Arta mengikuti sejumlah prosesi, mulai dari mebat ngaryanin ulam bakti hingga muspayang bhakti Tumpek Wayang.

Baca Juga: Lemhannas RI dan Unmas Denpasar Tandatangani MoU, Gelar Kuliah Umum Geopolitik

Sedana Arta juga ngaturang punia yang diterima langsung oleh Bendesa Adat Tanggahan Talang Jiwa, I Wayan Sukadana.

Turut hadir anggota DPRD Bali dapil Bangli I Nyoman Budiutama, anggota DPRD Kabupaten Bangli I Dewa Gede Suamba Adnyana, Sekretaris Daerah Bangli I Dewa Bagus Riana Putra, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bangli.

Sedana Arta berharap, Tumpek Wayang tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Baca Juga: Sidak Revitalisasi Sekolah, Bupati Karangasem Soroti Kualitas dan Tertib Administrasi

Selain itu, perayaan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian adat, seni, tradisi, dan budaya Bali.

Menurutnya, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam setiap pelaksanaan upacara perlu terus diwariskan kepada generasi muda agar identitas dan jati diri masyarakat Bali tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga: Tas Pedagang Pasar Amlapura Raib, Uang Jutaan Rupiah dan Ponsel Ikut Hilang

Pemkab Bangli juga mengajak masyarakat menjaga keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan.

Pelestarian tradisi diharapkan tidak hanya menjadi tanggung jawab desa adat, tetapi juga menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis dan berlandaskan kearifan lokal. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
Bupati Bangli Tumpek wayang sedana arta