BALIEXPRESS.ID- Aksi penumpang kapal yang nekat melompat ke laut di Selat Bali kembali terjadi.
Seorang pria berinisial SA, 33, asal Jember, Jawa Timur, melompat dari KMP Jambo-9 saat pelayaran di Selat Bali, kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (11/10/2026) malam. Korban berhasil diselamatkan setelah sempat hanyut terbawa arus.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.04 Wita. Informasi awal diterima Pos TNI AL Gilimanuk dari petugas tambat labuh Dermaga MB-3 yang melaporkan adanya seseorang hanyut terbawa arus ke arah utara.
Baca Juga: BPBD Jembrana Borong Empat Penghargaan, Juara I Terbaik Tingkat Provinsi
Saat itu, SA terlihat berada di area buritan KMP Samudera Perkasa yang sedang melakukan bongkar muat di Dermaga LCM.
Mengetahui kejadian tersebut, anak buah kapal (ABK) KMP Samudera Perkasa segera memberikan pertolongan dengan melemparkan tiga pelampung atau lifebuoy ke arah korban.
Salah satu pelampung berhasil diraih SA. Namun, arus laut membuatnya terus terbawa menjauh ke arah utara Pelabuhan Gilimanuk.
Baca Juga: Terdakwa Pembunuhan Pak Man Colik Tak Ajukan Eksepsi, Sidang Berlanjut ke Pembuktian
Komandan Pos TNI AL Gilimanuk, Lettu Laut (P) Aditya Nugroho, mengatakan petugas langsung melakukan pencarian menggunakan sea rider.
Dalam proses tersebut, petugas menemukan sebuah perahu nelayan yang ternyata telah berhasil mengevakuasi korban.
Baca Juga: Above and Beneath: The edge Bali Menghadirkan Pengalaman yang Menyatu dengan Lanskap Uluwatu
”Pencarian dilakukan menggunakan sea rider Pos AL Gilimanuk. Saat pencarian, terpantau satu perahu nelayan yang ketika didekati ternyata korban telah dievakuasi oleh nelayan tersebut,” ujar Aditya, Senin (12/10/2026).
Petugas kemudian mengawal perahu nelayan menuju Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk. Setibanya di dermaga, SA dievakuasi menggunakan ambulans ke Puskesmas Gilimanuk untuk mendapatkan penanganan medis.
Selama proses tersebut, korban juga mendapat pemantauan dari pihak Polsek Gilimanuk.
Berdasarkan hasil pendalaman petugas, aksi nekat tersebut diduga dipicu persoalan hidup yang tengah membebani korban.
Sebelum melompat dari KMP Jambo-9, SA disebut sempat berniat mengakhiri hidup dengan melompat ke laut ketika berada di Dermaga MB-1 Pelabuhan Gilimanuk.
Korban kemudian naik ke KMP Jambo-9. Akan tetapi, saat berada di atas kapal, SA akhirnya melompat ke laut hingga hanyut terbawa arus.
”Saat ia masuk ke kapal KMP Jambo-9, akhirnya melompat dari atas kapal hingga hanyut,” tandas Aditya.
Kejadian ini menambah catatan insiden penumpang melompat ke laut di jalur penyeberangan Selat Bali.
Sebelumnya, seorang pemuda berinisial RF, 23, asal Jombang, Jawa Timur, juga melompat ke laut saat pelayaran dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk pada Minggu (27/9/2026). (*)
Editor : I Made MertawanSumber : Radar Bali