Antisipasi Masyarakat Pingsan Antre BBM, Pemkab Tabanan Siagakan Tim P3K di SPBU

IGA Kusuma Yoni • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:56 WIB
Petugas medis Pemkab Tabanan siaga di di 14 SPBU untuk mengantisipasi kelelahan dan kegawatdaruratan warga selama proses antrean BBM. (Ist)
Petugas medis Pemkab Tabanan siaga di di 14 SPBU untuk mengantisipasi kelelahan dan kegawatdaruratan warga selama proses antrean BBM. (Ist)

BALIEXPRESS.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan bergerak cepat mengantisipasi potensi gangguan kesehatan masyarakat di tengah antrean pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Dinas Kesehatan Tabanan mengerahkan belasan tim pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dari puskesmas hingga rumah sakit untuk siaga langsung di titik-titik lokasi strategis.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. Ida Bagus Surya Wira Andi, menjelaskan bahwa langkah mitigasi ini dilakukan untuk memberikan pelayanan kesehatan cepat tanggap bagi warga yang mengalami kelelahan, pusing, pingsan atau gangguan kesehatan lainnya saat menunggu giliran mengisi bahan bakar.

Baca Juga: Antrean BBM di Bangli, Polisi Bagikan Air Mineral untuk Warga di Sembilan SPBU

"Kami menyiagakan Tim P3K gabungan dari puskesmas dan rumah sakit, baik negeri maupun swasta di seluruh wilayah Tabanan. Langkah ini adalah bentuk antisipasi awal agar masyarakat yang sedang mengantri BBM tetap terlayani dengan baik jika mengalami gangguan kesehatan atau situasi darurat," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan dr. Surya, pihaknya menyiagakan tim medis di 14 titik SPBU yang ada di Kabupaten Tabanan.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyatakan hal ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir memberikan rasa aman dan menjaga keselamatan warga dalam situasi apapun.

Baca Juga: Tiga Warga Pingsan saat Antre BBM di Jembrana, Satu Orang Harus Rawat Inap di RS

"Pemerintah Kabupaten Tabanan hadir untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh warga. Situasi antrian di SPBU harus kita antisipasi bersama agar tidak berdampak buruk pada kesehatan masyarakat. Saya menghimbau warga untuk tetap tenang, menjaga kondisi fisik, serta tidak ragu mendatangi petugas P3K yang disiagakan apabila merasa kurang sehat di lokasi antrian," tegas Sanjaya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
antre BBM BBM Langka tabanan