Pembangunan tersebut di antaranya penataan Lapangan Kapten Mudita menjadi alun-alun, penataan di jalur utama Kota Bangli, pembangunan di rumah sakit umum (RSU) Bangli, pembangunan gedung DPRD Bangli, renovasi gedung Bhukti Mukti Bhakti (BMB), Gedung Layanan Pengaduan 24 Jam, Laboratorium Kesehatan Daerah dan lainnya.
Selain itu, juga ada sejumlah bangunan fisik digarap tahun ini dan berimbas langsung kepada masyarakat, di antaranya revitalisasi Pasar Singamandawa, Pasar Kayuambua, Pasar Loka Crana yang akan diubah menjadi mal pelayanan publik, pembangunan sirkuit drag race dan lainnya.
Sedana Arta kepada wartawan, Senin (8/5) mengatakan, pembangunan di tahun pertama kepemimpinannya sudah menunjukan respon positif dari masyarakat. Sejauh ini tidak mengalami hambatan dalam memujudkan upaya membanguann Bangli ke arah yang lebih baik. “Kami mohon dukungan dari semua stakeholder dan seluruh elemen masyarakat Bangli untuk bahu-membahu, bergotong royong membangkitkan rasa jengah membangun Bangli,” kata Sedana Arta.
Ia menyampaikan, pembangunan infrastruktur fasilitas pelayanan publik memang bagian dari visi dan misi pembangunan di Kabupaten Bangli, dan telah tertuang dalam RPJMD Tahun 2021-2026, dimana visi pembangunan sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Bali
“Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Kabupaten Bangli melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Kita Wujudkan Bangli Era Baru”. Visi tersebut diterjemahkan melalui 9 misi pembangunan, yang mana pada misi ke-9 disebutkan bahwa meningkatkan pembangunan infrastruktur secara terintegrasi untuk mendukung akses dan mutu pelayanan publik.
Sedana Arta juga mengakomodasi kebutuhan dan aspirasi dari para generasi muda Bangli, seperti menyediakan fasilitas skatepark di Alun-Alun Bangli, rencana sirkuit drag race dan lainnya. Hal itu karena generasi muda adalah generasi penerus, penentu masa depan Bangli dan roda pendorong kemajuan di masa depan. Jadi pembangunan fasilitas publik harus lebih inovatif dan kekinian sesuai dengan tuntutan era milenial saat ini, sehingga harapannya Kabupaten Bangli dapat sejajar bahkan lebih maju dari kabupaten lain di Bali.
“Pembangunan bidang yang lain tentu juga harus terintegrasi dan telah menjadi bagian dari 9 misi pembangunan di Kabupaten Bangli,” tegas bupati asal Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli ini. Bidang lain yang dimaksud adalah fasilitas pendidikan, olahraga, kesehatan, fasilitas perkantoran, program pengembangan pertanian dan UMKM, serta pembangunan infrastruktur kepariwisataan. (wan) Editor : I Putu Suyatra