Advertorial Bali Balinese Bisnis Features Hiburan Internasional Kesehatan Kolom Nasional Nusantara Politik Sportainment Wisata & Travel

Temui AWK, Ayah Serda Didin Saputra Harap Kasus Sang Anak yang Meninggal di Papua Dapat Keadilan

Wiwin Meliana • 2024-07-22 18:58:35

Ayah Serda Didin Saputra temui Arya Wedakarna
Ayah Serda Didin Saputra temui Arya Wedakarna

BALIEXPRESS.ID- Ayah dari Serda I Gede Didin Saputra, anggota TNI yang meninggal saat bertugas di Sorong Papua menemui Senator terpilih Arya Wedakarna.

Pertemuan itu dilakukan Komang Sudiasa asal Rendang Karangasem lantaran menduga kematian sang putra tidak wajar.

Dalam pertemuan tersebut, Komang Sudiasa diterima langsung oleh AWK.

Baca Juga: Minta Maaf; Pelaku Ancam Penjual Nasi Goreng di Pemogan Bali Akui dalam Kondisi Mabuk

Dalam unggahannya, Arya Wedakarna menyebutkan pertemuan tersebut untuk menyerahkan dokumen dan hasil autopsi jenazah I Gede Didin Saputra.

Dari pertemuan itu, menurut AWK Komang Sudiasa yakin jika sang anak meninggal karena dianiaya.

“Bapak Komang dihadapan AWK meyakini sang putra meninggal tidak wajar dan hasil otopsi menunjukkan ada lebam dan bekas pukulan,” jelas AWK  dikutip pada Senin (22/07/2024).

Komang Budiasa disebutkan akan mengirimkan dan menuntut keadilan pada Presiden RI dan Panglima TNI.

Baca Juga: BRI Raih Penghargaan Best Risk Management di CNN Indonesia Awards

Serda Didin Saputra merupakan prajurit TNI yang mendaftar di Kodam IV Udayana dan sempat Pendidikan di Rindam Tabanan dan infanteri di Pulaki.

Ia baru ditempatkan di Sorong Papua sejak satu bulan lalu.

“Tenang manten kebenaran pasti menang,” tulis AWK.

Sebelumnya, viral pengakuan seorang wanita di aplikasi Tiktok yang harus kehilangan kakak tercintanya saat bertugas di Papua.

Sang kakak bernama Serda I Gede Didin Saputra Bintara Remaja Yonif Kodam XVIII Kasuari di Sorong Papua Barat dikabarkan meninggal dunia pada Minggu 7 Juli 2024.

Dalam unggahannya, sang adik mengaku menemukan kejanggalan atas kematian sang kakak.

Baca Juga: BERAKHIR DAMAI; Pelaku Pengancaman Penjual Nasi Goreng di Pemogan Bali Minta Maaf

Dalam unggahan akun @jeje via akun @infodenpasarterkini, sang adik mengunggah screenshoot percakapan sang kakak dengan petugas jaga di rumah sakit saat dirinya di rawat.

Dalam percakapan itu terlihat Serda Gede Didin mengaku sudah tidak kuat menahan rasa sakit yang dideritanya.

Ia pun meminta kepada suster penjaga agar dokter segera datang dan menangani sakitnya.

Namun setelah beberapa kali percakapan sang penjaga justru tidak menjawab wa Serda Gede Didin.

Bahkan dalam unggahan lain, sang adik juga mengunggah percakapan sang kakak dengan sang kekasih.

Baca Juga: De Gadjah dan Niluh Djelantik Kecam Aksi Pengancaman Penjual Nasi Goreng di Pemogan Bali; Siap Bawa Ke Jalur Hukum

Sang kakak mengaku sempat dicekik hingga hampir meninggal, namun beruntung diselamatkan oleh temannya.

Tak dijelaskan secara pasti siapa yang melakukan tindakan tersebut.

“Karena ada kejanggalan atas meninggalnya kakak, keluarga ga bsia diem gitu aja, dan langsung kita proses autopsy, dan yaa ternyata memang ada kejanggalan,” tulis akun tersebut dikutip pada Kamis (18/07/2024).

Menduga ada kejanggalan atas kematian Serda I Gede DidiN Saputra, pihak keluarga pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polisi Militer pada 16 Juli 2024.

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#arya wedakarna #anggota tni #AWK #meninggal #papua