Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Desa Singakerta Gelar Pawai Ogoh-Ogoh, Pererat Persatuan Antar STT

Putu Agus Adegrantika • Rabu, 11 Maret 2026 | 16:51 WIB

PAWAI : Persiapan pawai ogoh-ogoh di Desa Singakerta, Ubud, Gianyar, Rabu (11/3).
PAWAI : Persiapan pawai ogoh-ogoh di Desa Singakerta, Ubud, Gianyar, Rabu (11/3).

BALIEXPRESS.ID – Desa Singakerta kembali menggelar pawai ogoh-ogoh yang melibatkan seluruh Sekaa Teruna Teruni (STT) se-desa sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya mempererat kebersamaan antar generasi muda. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan menjadi salah satu rangkaian menyambut Hari Suci Nyepi.


Perbekel Desa Singakerta, I Ketut Murja, Rabu (11/3) mengatakan pawai ogoh-ogoh digelar lebih awal agar tidak terlalu mepet dengan Hari Pengrupukan. "Dengan demikian, para STT memiliki waktu yang cukup untuk menampilkan juga karya terbaik mereka sekaligus mempersiapkan rangkaian upacara Nyepi di masing-masing banjar, " jelasnya.


Disebutkan pada hari pertama, Rabu (11/3) pawai diikuti oleh STT dari Banjar Kengetan, Jukut Paku, Banjar Tengah, Lobong, Lodtunduh, dan Tewel. Kegiatan dimulai pukul 17.00 wita dengan menampilkan ogoh-ogoh serta pertunjukan seni di atas panggung yang telah disiapkan panitia.

Baca Juga: Rumah Sakit Tabanan Sangat Memprihatinkan, Wakil Ketua DPRD Desak Komisi IV Panggil Pihak Terkait


Sementara pada hari kedua, Kamis (12/3) giliran STT dari Banjar Semana, Cipta Kembang, Taman Sari, Batuh, Buduk, Tebongkang, Katik Lantang, dan Dauh Labak yang akan menampilkan karya mereka. Setiap banjar menampilkan satu ogoh-ogoh lengkap dengan pementasan seni berdurasi sekitar 20 menit.


Ketut Murja menjelaskan, konsep pawai tahun ini tidak hanya sekadar arak-arakan ogoh-ogoh, tetapi juga dilengkapi pentas seni di panggung utama. Melalui konsep tersebut, kreativitas para pemuda dapat ditampilkan secara maksimal di hadapan masyarakat.


Menurutnya, kegiatan ini juga merupakan bentuk apresiasi kepada para STT Desa Singakerta atas kontribusi mereka dalam mendukung kesuksesan duta Kabupaten Gianyar pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun lalu. Saat itu, para pemuda desa turut berperan besar dalam pawai dan pementasan Bapang Barong yang mewakili Gianyar.


“Kesuksesan duta Gianyar pada PKB tahun lalu tidak lepas dari peran besar STT di Desa Singakerta. Karena itu, kegiatan ini sekaligus menjadi hadiah dan bentuk penghargaan kepada mereka,” ujar Ketut Murja.


Ia menambahkan, pawai ogoh-ogoh ini merupakan yang ketiga kalinya digelar di Desa Singakerta setelah sebelumnya dilaksanakan pada tahun 2017 dan 2018. Melalui kegiatan tersebut diharapkan solidaritas antar pemuda semakin kuat serta tradisi seni budaya Bali tetap terjaga dari generasi ke generasi.*

Editor : Putu Agus Adegrantika