BALIEXPRESS.ID- Hembusan angin kencang merobohkan sebuah pohon besar hingga melintang di tengah jalan raya di Buleleng.
Pohon setinggi sekitar 25 meter itu bahkan menimpa sebuah truk trailer kontainer yang tengah melintas.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 Wita di Banjar Dinas Dangin Yeh, Desa Giri Emas, Kamis (12/3/2026) dini hari.
Tumbangnya pohon berdiameter kurang lebih 75 sentimeter itu membuat akses jalan utama sempat tertutup total dan arus lalu lintas terganggu.
Saat kejadian, sebuah truk trailer kontainer 40 feet dengan nomor polisi L 8619 UC sedang melintas di jalur tersebut.
Kendaraan itu dikemudikan oleh Al Imron Kusaba, 35, sopir asal Surabaya, Jawa Timur. Ia didampingi kernetnya, Indra Bayu Alkus Krisna, 28.
Diduga karena kuatnya hembusan angin, pohon besar di tepi jalan tiba-tiba tumbang dan langsung menghantam bagian depan kendaraan. Benturan tersebut menyebabkan kabin truk mengalami kerusakan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sopir dan kernet truk selamat meskipun kendaraan yang mereka kendarai mengalami kerusakan pada bagian kabin.
Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz menjelaskan bahwa pohon tumbang dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang terjadi pada dini hari.
“Pohon dengan tinggi sekitar 25 meter tumbang dan melintang di jalan raya Desa Giri Emas menuju Desa Jagaraga. Pohon tersebut juga menimpa sebuah truk trailer kontainer yang sedang melintas di lokasi,” jelasnya saat dikonfirmasi.
Insiden tersebut sempat membuat jalur penghubung antar desa itu lumpuh sementara.
Ranting dan batang pohon yang besar menutup badan jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas.
Petugas bersama tim BPBD dibantu warga setempat segera melakukan pembersihan ranting dan pemotongan batang pohon menggunakan peralatan yang tersedia.
Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong agar akses jalan dapat segera dibuka kembali.
Selama proses penanganan berlangsung, arus lalu lintas sempat dialihkan ke jalur alternatif.
Kendaraan roda dua masih dapat melintas secara terbatas, sementara kendaraan besar harus menunggu hingga proses pembersihan selesai.
“Tadi arus lalu lintas sempat dialihkan dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Sekarang jalur tersebut sudah kembali lancar setelah pohon berhasil dipindahkan dari badan jalan,” tambah Yohana.
Kejadian ini menyebabkan kerusakan pada kendaraan yang tertimpa. Nilai kerugian materiil hingga saat ini masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. (*)
Editor : I Made Mertawan