Advertorial Bali Balinese Bisnis Features Hiburan Internasional Kesehatan Kolom Nasional Nusantara Politik Sportainment Wisata & Travel

Kukuhkan 3.535 Pengurus, Wayan Koster Tekankan Tidak Blok Dalam PDIP

Putu Resa Kertawedangga • 2026-03-14 07:46:51

Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster didampingi Kerua DPC PDIP Badung, I Nyoman Giri Prasta usai pengukuhan ribuan pengurus se-Kabupaten Badung, Jumat (13/3).
Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster didampingi Kerua DPC PDIP Badung, I Nyoman Giri Prasta usai pengukuhan ribuan pengurus se-Kabupaten Badung, Jumat (13/3).

BALIEXPRESS.ID - Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, Jumat (13/3) mengukuhkan 3.535 pengurus partai tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC), pengurus ranting, dan pengurus anak ranting se-Kabupaten Badung.

Pengukuhan di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung ini sekaligus menjadi momentum penguatan struktur partai hingga ke akar rumput.

Bahkan dalam sambutannya Wayan Koster mengingatkan tidak ada blok antar pengurus partai yang ada hanya adalah PDIP.

Baca Juga: Selamat! Pandu Prapanca Lagosa Jadi Pimpin KONI Karangasem, Intip Rencana Besarnya

Koster mengatakan, ribuan pengurus yang dikukuhkan tersebut merupakan struktur resmi partai yang memiliki peran penting sebagai motor penggerak organisasi di wilayah Badung.

Mereka diharapkan mampu menjalankan tugas-tugas kepartaian sekaligus memperkuat kerja politik yang berpihak pada masyarakat.

“Total tadi jumlahnya 3.535 orang. Ini adalah motor penggerak partai yang resmi duduk dalam struktur partai untuk menjalankan tugas-tugas kepartaian di Kabupaten Badung,” ujar Koster usai pengukuhan.

Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran 2026, Antrean Truk di Jalur Gilimanuk Mengular hingga 4 Kilometer

Pihaknya menyebutkan, keberhasilan menghimpun ribuan pengurus hingga tingkat paling bawah menunjukkan kemampuan organisasi partai di Badung berjalan sangat baik.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Badung atas dinilai keberhasilan pengorganisasian secara maksimal.

“Jadi saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Ketua DPC (I Nyoman Giri Prasta) yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali,” ungkapnya.

Baca Juga: Polsek Nusa Penida Ungkap Dugaan Penggelapan Uang COD di Kantor JNT Batununggul  

Meski telah resmi duduk dalam struktur partai, Koster menegaskan tugas utama para pengurus bukan sekadar menjalankan fungsi organisasi secara formal.

Para kader diminta benar-benar bekerja untuk rakyat dan mengimplementasikan program-program partai di tengah masyarakat.

“Kedepan tentu saja bukan hanya formal duduk sebagai struktur partai, tetapi yang penting bekerja untuk rakyat dan menjalankan program-program partai,” tegasnya.

Koster juga menegaskan pentingnya menjaga kekompakan internal partai.

Ia menolak adanya praktik pengelompokan atau faksi di tubuh partai, khususnya di Badung.

Menurutnya, seluruh kader harus bergerak dalam satu barisan yang solid demi memperkuat organisasi partai di daerah tersebut.

“Tidak ada faksi, tidak ada kelompok. Yang ada hanya satu, yaitu PDI Perjuangan Kabupaten Badung,” tegasnya.

Sementara terkait dinamika adanya kader senior PDIP yang pindah partai, Politisi asal Sembiran ini menyatakan, hal tersebut wajar dalam politik.

Namun dirinya memastikan banyak juga kader parpol lain yang berlabuh ke partai berlambang banteng tersebut.

“Dalam dinamika politik itu wajar. Yang pindah ke partai lain ada, tapi yang pindah ke PDI Perjuangan juga lebih banyak. Jadi biasa saja,” paparnya.

Lebih lanjut Koster menambahkan,  seluruh pengurus yang baru dikukuhkan harus memahami secara mendalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), kebijakan partai, serta berbagai peraturan organisasi.

Hal ini dinilai penting, lantaran menjadi landasan kader tidak akan mudah tergoda berpindah partai secara pragmatis.

“Tadi sudah diberikan arahan agar memahami AD/ART, kebijakan partai, serta menjadi kader yang ideologis. Kalau ideologi kepartaiannya sudah tertanam kuat, tentu tidak mudah pindah partai secara pragmatis,” terangnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#PAC #Kabupaten Badung #koster #pdip #Ranting