DENPASAR, BALI EXPRESS - Alang-alang ternyata memiliki berbagai manfaat termasuk bagi umat Hindu di Bali.
Dalam dunia kesehatan, batang Alang-alang yang berwarna putih biasa diolah menjadi obat berbagai penyakit, seperti diabetes dan panas dalam.
Bahkan, Alang-alang sudah diekstrak dan dikomersialkan.
Sira Mpu Dharma Agni Yoga Sogata mengatakan, karena nilai kesuciannya, Alang-alang bisa digunakan sebagai penyucian orang yang mengalami kekotoran atau cuntaka.
“Misalnya baru kembali dari rumah orang yang meninggal. Jika sangsi akan kesucian diri kita, sesungguhnhya paling baik adalah mandi dan keramas di sumber air atau pancuran,” ujarnya.
Namun, kalau tidak ada air dan kebetulan menemukan alang-alang, bisa dimanfaatkan.
“Ambil alang-alang 11 helai, kemudian lakukan sembahyang. Bayangkan Tuhan dan ucapkan mantram Gayatri tiga kali dan usap-usapkan dari ujung rambut hingga kaki, maka kita kembali tersucikan,” terangnya.
Di samping itu, alang-alang kerap dijadikan contoh dalam kehidupan, seperti terurai dalam kalimat mutiara.
“Jalanilah hidup seperti Alang-alang dengan memanfaatkan masa muda untuk belajar”.
Kalimat tersebut menyatakan bahwa masa muda adalah masa yang baik untuk belajar, karena pikiran sedang tajam, ibarat Alang-alang muda yang berhasil menembus kerasnya tanah dan celah bebatuan untuk hidup, meskipun di tempat yang minim air.
Editor : I Putu Suyatra