BALI EXPRESS, BANGLI - Masyarakat Bali mulai ramai melakukan kegiatan malukat (menyucikan diri bagi umat Hindu, Red) ke Taman Tirta Penglukatan Campuhan (salah satu tempat melukat di Bangli), Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Seperti yang diceritkan Jero Mangku Tirta menjawab Bali Express Jumat (29/9) kemarin. Yang menarik, ada tempat tersembunyi yang ada di daerah sana yakni Pasiraman Dedari. Melukat di tempat ini diyakini bisa membuat awet muda.
Menurut Jero Mangku Tirta, di tempat itu selain sebagai tempat panglukatan pada umumnya, terdapat pula tempat Pasiraman Dedari. Dengan jarak tempuh luamayan jauh dari tempat malukat yang ada di pancuran. Lokasinya sedikit tersembunyi dan medan yang licin dengan bebatuan berlumut.
"Harus berhati-hati dan dengan pikiran yang bersih jika ingin kesana,"sarannya.
Sebab, masuknya harus melalui lorong sungai yang berdinding bebatuan, tingginya sekitar 15 meter. Medannya pun berliku dan sedikit gelap. Sehingga jarang pamedek yang masuk untuk melukat di sana.
"Meskipun bisa masuk kesana, jika tidak diperkenankan, maka akan balik di pertengahan jalan,"jelas pria mantan pegawai Telkom tersebut.
Ia juga mengatakan, kasiat malukat di Pesiraman Dedari memang pamedek sendiri yang merasakannya. Bahwa Pesiraman tersebut membuat penampilan menjadi lebih awet muda. Itu pengakuan dari yang dirasakan pemedek sendiri. Seperti Ni Ketut Suci yang pertama ke sana belum lama ini. Ia pernah melukat ke Pesiraman Dedari.
Ia mengaku saat baru masuk kesana seperti bukan berada di dunia. Terlebih pada saat mau masuk, disambut gemericik ari yang jatuh dari dinding sungai yang mistis tersebut. "Seperti di alam mimpi dan sangat hening," jelas wanita asli Sukawati,Gianyar tersebut.
Dikarenakan medannya yang lumayan sulit, seperti memasuki dunia lain. Para pamedek pun banyak yang melaksanakan penglukatan, namun hanya sampai di Taman Tirta Campuhan. Yaitu tempat bertemunya dua aliran sungai, yang dianggap mampu menyembuhkan penyakit secara niskala.
Editor : I Putu Suyatra