Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Wajib Tahu untuk Umat Hindu Bali: Awali Sembahyang di Tiga Pura Ini sebelum ke Pura Luhur Pucak Petali

I Putu Suyatra • Senin, 1 Januari 2018 | 17:51 WIB
Awali Sembahyang di Tiga Pura Ini sebelum ke Pura Luhur Pucak Petali
Awali Sembahyang di Tiga Pura Ini sebelum ke Pura Luhur Pucak Petali

BALI EXPRESS, TABANAN - Di areal belakang Pura Luhur Pucak Petali di Desa Pekraman Jatiluwih, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan, Bali, ternyata juga ada tiga buah pura lainnya , yakni Pura Manik Galih, Pura Batu Madeg, dan Pura Bulakan.

Sebelum menghaturkan persembahyangan di Utama Mandala Pura Luhur Pucak Petali, pamedek yang tangkil disarankan untuk terlebih dahulu menghaturkan persembahyangan di tiga pura ini.

Lebih rinci Perbekel Desa Jatiluwih, I Nengah Kartika menjelaskan, ketiga pura ini merupakan linggih Ida Sang Hyang Widhi dengan segala manifestasinya.

Yakni Pura Manik Galih yang dipercaya merupakan Linggih Ida Betara Sri untuk memohon kemakmuran, kesuburan, dan kesejahteraa, sehingga banyak pamedek yang berprofesi sebagai pedagang tangkil ke pura yang memiliki Palinggih Ratu Manik Galih di dalamnya tersebut.

Kemudian ada Pura Batu Madeg yang diyakini sebagai pura untuk memohon Pangenteg Bayu atau keteguhan jiwa, bahkan kekuatan kedudukan.

“Di areal pura ini ada palinggih Ida Ratu Batu Madeg, Gedong Simpen, Piasan, dan Palinggih Pasimpangan Manik Dalang yang biasa didatangi untuk memohon taksu Pedalangan,” ungkapnya.

Bahkan, Pura Batu Madeg ini dipercaya sebagai Pura Batu Madeg tertua di Bali, lantaran ketika Melaspas Kantor Gubernur Bali beberapa tahun yang lalu, panitia diminta untuk nunas tirta Pura Batu Madeg tertua di Bali.

Panitia pun nunas tirta di Pura Batu Madeg di Besakih, namun ternyata tirta tersebut tidak bisa digunakan sehingga dengan petunjuk orang suci panitia kemudian nunas tirta di Pura Batu Madeg yang ada di Pura Luhur Pucak Petali.

“Dan, ternyata tirta di Pura Batu Madeg inilah yang dicari, sehingga dipercaya pura ini merupakan Pura Batu Madeg tertua di Bali,” sambungnya.

Dan, ketiga adalah Pura Bulakan, di mana Bulakan artinya sumur karena di dalam pura tersebut terdapat dua buah sumur yang airnya tidak pernah kering.

Uniknya lagi, sumur tersebut tidak berukuran besar seperti sumur pada umumnya, sumur tersebut hanya memiliki mulut dengan diameter 10 sentimeter saja dan berada pada Palinggih Bulakan.

“Diatasnya memang kecil, tetapi cukup dalam, jadi untuk mengambil airnya harus menggunakan canting yang kayunya panjang,” papar Kartika.

Dari dua sumur tersebut, tirta yang dialirkan pun berbeda, yakni satu merupakan tirta Pangelukatan dan satunya lagi tirta Pangentas.

Keberadaan pura ini juga dikatakan berkaitan dengan Danau Tamblingan dan Gobleg.

Suasana tenang dan mistis sangat kental di areal Pura Luhur Pucak Petali, tak jarang pasutri yang belum memiliki keturunan juga memohon di ajeng Ida. 

 

Editor : I Putu Suyatra
#pucak petali #bali #unik #hindu #pura #tabanan