BALI EXPRESS, TABANAN - Setiap kawasan suci biasanya diyakini ada sosok penjaga gaib (duwe), seperti juga di kawasan Pura Beji Toya Tabah di Banjar Beng Kaja, Tunjuk, Tabanan.
Jero Mangku Pura Taman Beji Toya Tabah I Wayan Sukayasa, tak menyanggah kerap muncul ular hitam yang dipercaya merupakan duwe pura. Namun, kemunculan ular hitam ini hanya pada hari-hari tertentu, misalnya rahinan, dan sering kali muncul di telabah yang ada di jaba pura. “Kami menyebutnya lelipi sampi, dan beberapa kali muncul saling lilit dengan temannya seperti belut yang ada di dalam baskom, tetapi satu per satu ular itu hilang entah kemana perginya,” tuturnya.
Keyakinan jika ular tersebut merupakan ular duwe adalah ketika beberapa waktu yang lalu, ada pamedek yang bersemedi di Pura Taman Beji dan mendapatkan pica berupa arca. Arca tersebut selanjutnya dibawa pulang, namun istri dari pamedek yang menemukan arca tersebut malah bermimpi didatangi oleh duwe ular hitam yang banyak sehingga membuat pamedek tersebut ketakutan.
“Dan, akhirnya arca tersebut dikembalikan ke pura dan hingga saat ini arca tersebut disimpan di pura setelah sebelumnya diupacarai oleh Ida Pedanda,” lanjut Jero Mangku Taman Beji didampingi Kelian Pura Taman Beji Toya Tabah I Nengah Kumbarayasa dan Bendesa Adat Tunjuk, I Made Nawa.
Pura Taman Beji Toya Tabah diempon 13 KK di Banjar Beng Kaja, namun pamedek yang tangkil tatkala pujawali yang jatuh setiap Wraspati Paing Wuku Dukut ini berasal dari seluruh Desa Tunjuk, bahkan dari berbagai daerah di Bali yang pernah tangkil ke Pura Taman Beji. “Banyak pamedek tangkil untuk menghaturkan sesangi atau kaul setelah mungkin mereka sembuh, atau apa yang mereka mohonkan tercapai,” ujarnya.
Jero Mangku Taman Beji menyebutkan, di areal utama mandala pura ada tiga buah palinggih dan satu piasan.Palinggih di sebelah timur merupakan palinggih pangayatan Gunung Agung, kemudian palinggih paling tengah merupakan palinggih Ida Betara Taman Beji (Dewa Wisnu) dan palinggih paling barat adalah pelinggih Ida Ratu Nyoman Sakti Pengadangan.
Editor : I Putu Suyatra