Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ogoh-ogoh Segehan Panca Warna Yangbatu Kauh Masuk 6 Besar Dentim

I Putu Suyatra • Rabu, 14 Maret 2018 | 02:56 WIB
Ogoh-ogoh Segehan Panca Warna Yangbatu Kauh Masuk 6 Besar Dentim
Ogoh-ogoh Segehan Panca Warna Yangbatu Kauh Masuk 6 Besar Dentim

BALI EXPRESS, DENPASAR - Rangkaian pelaksanaan Lomba Ogoh-ogoh Kota Denpasar telah usai. Berdasarkan keputusan dewan juri yang dikeluarkan pada Senin (12/3), 32 Sekaa Teruna telah ditetapkan sebagai nominasi dan berhak atas uang pembinaan sebesar Rp 10 Juta dipotong pajak. Salah satu ogoh-ogoh yang lolos sebagai nominasi yakni karya ST. Eka Dharma Canti, Banjar Yangbatu Kauh Denpasar. Dengan sajian ogoh-ogoh lima karakter yang dikemas dengan tema 'Segehan Panca Warna', karya ogoh-ogoh di tahun 2018 ini mampu menjadi peringkat enam nominasi ogoh-ogoh terbaik Denpasar Timur tahun 2018.


Ketua ST Eka Dharma Canti, Banjar Yangbatu Kauh, I Wayan Agus Yuliawan didampingi Ketua Panitia, Nyoman Ari Waraspati menjelaskan bahwa seluruh tahapan pengerjaan ogoh-ogoh telah dimulai sejak dua bulan lalu. Adapun bahan yang digunakan mengacu kepada persyaratan lomba yakni bahan ramah lingkungan. "Kami mengikuti seluruh prosedur dan tata tertib lomba yang telah dikeluarkan panitia lomba yang dalam hal ini adalah Disbud Kota Denpasar," jelasnya.


Lebih lanjut dikatakan, adapun tema yang daangkat tahun ini merupakan sebuah cerita yang identik dengan kebiasaan masyarakat Hindu Bali dalam melaksanakan upakara. Segehan menjadi sesuatu yang wajib dalam keseharian umat Hindu, khususnya saat rahina Kajeng Kliwon atau rerahinan besar lainya. "Selain ingin menampilkan karya seni rupa yang indah, kami di Yangbatu Kauh ingin memberikan pemahaman tatwa dan edukasi kepada masyarakat," paparnya.


Adapun Segehan Panca Warna identik dengan segehan lima warna yakni merah, putih, hitam, kuning dan brumbun. Kelima warna ini mencerminkan Panca Maha Butha dalam prabawanya sebagai I Ratu Ngurah tangkeb Langit, I Ratu Wayan Tebeng, I Ratu Made Jelawung, I Ratu Nyoman Sakti Pengadangan, I Ratu Ketut Petung. Kelimanya merupakan bentuk manifestasi saudara manusia yang berwujud sang Panca Sanak yakni Anggapati, Mrajapati, Banaspati, Banaspati Raja dan Bhuta Dengen.  "Kelima unsur bhuta ini nantinya diberikan labaan atau sesegehan berupa segehan Panca Warna," tuturnya.


 


Agus Yuliawan menambahkan, di tahun 2018 ini, ST. Eka Dharma Canti kembali mengukir prestasi dengan menjadi peringkat enam di Kecamatan Denpasar Timur dari total delapan nominasi yang ada di kecamatan. Hasil ini mengulang capaian di tahun 2016 lalu yang berhasil meraih nominasi dengan peringkat yang sama.


"Kami berterimakasih kepada semua pihak yang selalu mendukung kegiatan ini, semoga kedepanya prestasi ini dapat terus ditingkatkan, bagi yang sudah berhasil lolos kami sampaikan selamat, dan yang belum lolos jangan patah semangat," tandasnya. 

Editor : I Putu Suyatra
#ogoh-ogoh #denpasar