Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ida Mas Dalem Segara; Masih Muda, Buktikan Sulinggih Itu Melayani

I Putu Suyatra • Kamis, 21 Juni 2018 | 21:26 WIB
Ida Mas Dalem Segara; Masih Muda, Buktikan Sulinggih Itu Melayani
Ida Mas Dalem Segara; Masih Muda, Buktikan Sulinggih Itu Melayani



BALI EXPRESS, DENPASAR - Usia muda bukan jadi masalah baginya menjadi orang yang disucikan. Terbukti dengan ketetapan hati dan rasa ikhlas, Ida Mas Dalem Segara, 23, dapat membuktikan dirinya mampu menjadi Sulinggih yang sujati.


Semua fakta terlihat dari perjalanan hidupnya yang panjang, sebelum ia memutuskan menjadi seorang Sulinggih.



Baginya, menjadi Sulinggih bukan perkara yang mudah. Butuh komitmen, tanggung jawab serta rasa tulus dalam beryadnya. Prinsip ngayah, baginya sangat vital dalam menjalankan perannya sebagai seorang Sulinggih. Sulinggih itu, lanjutnya, secara logika artinya seorang pangayah. Ngayah kepada Sang Pencipta, dan ngayah, mengabdi dan melayani masyarakat.


"Makanya saya punya perinsip. Ketika tidak dalam kesibukan, saya berusaha turun mengunjungi para pamedek saya. Jika ada yang  salah, saya tuntun dan saya bantu sebisa mungkin tanpa meminta bayaran. Malah jika bisa, saya yang memberikan banten dan upacaranya, tanpa menerima imbalan sepeser pun," terangnya.


Kadang, cara yang seperti itu kerap mendapat tudingan munafik dari orang yang tidak berkenan dengan langkahnya.


Soal tudingan yang satu ini, ia tak menghiraukannya. Baginya dapat berbagi dan ngayah adalah sebuah anugerah. “ Sulinggih itu bagi saya hanya sebutan kerennya saja, karena tetap saja intinya adalah ngayah. Nah, lewat  acara Ngaben atau Matatah gratis  melaksanakan kewajiban saya ngayah kepada masyarakat. Bukan sebaliknya, saya menuntut mereka untuk membeli banten ke griya dengan harga nominal puluhan juta rupiah,” ungkapnya.


Bahkan, dalam waktu dekat ini, tepatnya 14 Juli mendatang, ia akan menggelar upacara Mawinten massal secara gratis. “Ini program rutin yang memang selalu kami adakan, yang dimaksudkan untuk  meringankan masyarakat, khus untuk upacara – upacara tertentu yang secara biaya dirasakan berat. Kami melaksanakan program tersebut bukan berarti saya kaya. Saya ya begini sederhana. Semua biaya tersebut dari masyarakat untuk masyarakat,” tandasnya. Ia memaparkan, jika masyarakat ingin mengikuti acara Pawintenan Saraswati, bisa datang langsung ke Griya Ida Mas Dalem Segara di Jalan Drupadi XIV, Denpasar.

Editor : I Putu Suyatra
#sulinggih