BALI EXPRESS, DENPASAR - Di Pura Beji Sakenan, Serangan terdapat sebuah palinggih unik yang disebut Panji Landung. Sosoknya menyeramkan, bertubuh manusia berkepala Gajah.
Menurut pemangku sekaligus pangempon Pura Beji Sakenan Anak Agung Ngurah Bagus Aryana, bagi masyarakat Pulau Serangan, Panji Landung dikenal sebagai penjaga sekaligus pemberi rezeki.
“ Semua orang Serangan tahu siapa beliau. Beliau dikenal sangat pemurah, ia yang menjaga pulau ini beserta seluruh masyarakatnya agar aman,” ungkap ayah tiga orang anak ini.
Pria yang akrab disapa Turah Mangku bercerita, ketika pembuatan palinggih Panji Landung sempat didatangi sosoknya yang tinggi besar. Turah Mangku mengaku dituntun sehingga akhirnya terciptalah sebuah palinggih yang berbentuk manusia berkepala Gajah. “Saya tak bisa menggambarkan seperti apa wujud beliau, waktu ketemu pengrajinnya kebetulan saya dituntun dan ajaibnya sang pengrajin dapat langsung melihat dan membuat sketsa wujud Panji Landung tersebut,” ujarnya.
Konon, jika di kejauhan nelayan warga Serangan melihat ikan besar dengan gelombang yang tak beraturan, mereka meyakini itu kemunculan Panji Landung. “ Jika Panji Landung muncul, maka tak ada satupun masyarakat Serangan yang berani turun melaut. Karena dipercaya tak akan ada ikan, bahkan akan bencana,” ujarnya.
Sebelum dibuatkan palinggihan di Pura Beji Dalem Sakenan, Panji Landung diyakini malinggih di ujung Pulau Serangan. “ Semua orang takut padanya. Beberapa orang mengaku pernah melihat. Namun, beberapa orang lainnya yang tak melihat secara langsung, mempercayai beliau yang melindungi tempat ini,” ungkapnya. (habis)
Editor : I Putu Suyatra