Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pasar Blahkiuh Ringankan Biaya Upacara Keagamaan

I Komang Gede Doktrinaya • Senin, 28 November 2022 | 23:16 WIB
PASAR : Suasana Pasar Desa Adat Blahkiuh. Ist
PASAR : Suasana Pasar Desa Adat Blahkiuh. Ist
BADUNG, BALI EXPRESS- Krama Desa Adat Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Badung  terus menjaga kelestarian pasar desa, yang diperkirakan sudah ada sejak zaman Kerajaan Singasari. Kini, pasar yang terletak di Jalan Ciung Wanara, Desa Blahkiuh itu pun mampu membantu meringankan beban krama dalam menggelar upacara keagamaan.

Bendesa Adat Blahkiuh I Gusti Agung Ketut Sudaratmaja mengatakan, agar pasar tradisional yang dikelola desa adat itu tetap eksis, pihak desa adat terus memperbarui manajemen pengelolaan pasar.

Saat ini, pengelolaan pasar lebih modern dan profesional. Mengingat persaingan akan semakin ketat.  Pasar ini, lanjut pria yang akrab disapa Gung Tut Sudaratmaja, menjadi tempat transaksi hasil pertanian dan produk olahan lokal. Keberadaannya juga untuk penguatan ekonomi masyarakat lokal, sekaligus sebagai tujuan utama dari pelestarian pasar ini.

“Saat ini ada sekitar 550 pedagang, dengan pengunjung sekitar 2.500 orang per hari. Peredaran uang di pasar sekitar Rp 80-100 juta sehari,” ungkap Gung Tut Sudaratmaja, belum lama ini.

Dikatakannya, pendapatan pasar tersebut meningkat secara signifikan dalam dua tahun terakhir. Pendapatan pasar yang semula Rp 16 juta setiap bulan, naik menjadi Rp 30 juta.

Melihat perkembangan pasar seperti itu, desa adat memutuskan mengambil keuntungannya untuk insentif ke setiap banjar. “Saat ini di Blahkiuh ada 7 banjar adat, masing-masing Rp 1 juta per bulan. Sehingga dapat meringankan krama dalam menjalankan agama, adat, tradisi, dan budaya,” paparnya. Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#bali #balinese #adat #Pasar Blahkiuh #hindu #pura #tradisi #Ringankan Biaya Upacara Keagamaan