Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sanggar Sabda Kencana Sakti Cetak Generasi Pewaris Budaya

I Komang Gede Doktrinaya • Jumat, 16 Desember 2022 | 00:13 WIB
UJIAN : Pelaksanaan ujian kenaikan tingkat Sanggar Sabda Kencana Sakti belum lama ini.  Ist
UJIAN : Pelaksanaan ujian kenaikan tingkat Sanggar Sabda Kencana Sakti belum lama ini. Ist
DENPASAR, BALI EXPRESS - Sanggar Sabda Kencana Sakti, Banjar Anyar-Anyar, Desa Ubung Kaja, Denpasar, berkomitmen mencetak generasi pewaris budaya, yang menyasar anak-anak muda.

Salah satu upaya yang dilakukan, yakni melalui kegiatan ujian kenaikan tingkat Gender Wayang dan Rindik yang dilakukan baru-baru ini di Taman Lumintang, Denpasar dalam event 'The Youth Festival'

Penggagas Sanggar Sabda Kencana Sakti, I Ketut Gede Antara, Rabu (14/12) mengatakan, ujian kenaikan tingkat untuk mengevaluasi perkembangan anak-anak selama belajar gender wayang, dan sekaligus untuk melestarikan seni budaya yang ada di Bali. "Karena seni itu bagai pilarnya Bali Tanpa seni, adat, dan budaya tidak ada wisatawan yang akan berkunjung ke Bali," ucap Ketut Antara.

Ujian diikuti 107 siswa, yakni 15 orang mengikuti ujian Rindik dan 92 orang ujian Gender Wayang. Kkeinginan untuk melestarikan seni dan budaya membawa Ketut Antara mendirikan Sanggar Sabda Kencana Sakti pada tahun 2005. "Sabda Kencana Sakti memiliki arti Sabda berarti suara, Kencana berarti emas, Sakti yaitu kejayaan. Jadi, artinya suara emas yang berjaya," tuturnya.

Lebih lanjut diceritakan sebagai penabuh, saat itu ia merasa sangat susah mencari penabuh Gender Wayang. "Jadi tiang punya keinginan tersendiri untuk mencetak penabuh Gender, sehingga yang katanya susah itu ternyata kalau sudah belajar pasti bisa," ujarnya.

Ketut Antara merasa senang karena minat generasi muda terhadap Gender Wayang cukup tinggi. "Sebelum pandemi peminat Gender Wayang sangat tinggi, namun karena Covid-19 dilakukan pembatasan kegiatan masyarakat sempat redup sebentar. Sekarang sudah boleh melakukan berbagai kegiatan, sehingga anak-anak sangat antusias untuk mengikuti pelatihan dan melestarikan seni dan budaya ini," ungkapnya.

Saat ini Sanggar Sabda Kencana Sakti memiliki siswa sebanyak 120 anak di sanggar 1 dan di sanggar 2 ada 70 anak. Sementara alumni sanggar dari tahun 2005 itu ada sekitar 4000-an anak yang pernah telah dicetak untuk menjadi penabuh Gender.

  Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#bali #balinese #hindu #tradisi #Cetak Generasi Pewaris Budaya #Sanggar Sabda Kencana Sakti