BADUNG, BALI EXPRESS - Setelah rampungnya perbaikan meru tumpang tiga di Pura Luhur Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali, telah dilaksanakan upacara pemelaspasan (ritual Hindu Bali), Jumat (28/7).
Melalui upacara ini, meru tumpang tiga sudah dibersihkan dan disucikan kembali setelah terkena sambaran petir beberapa waktu lalu.
Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta mengatakan, upacara pemelaspasan ini dilaksanakan setelah dilakukan perbaikan meru tumpang tiga akibat tersambar petir.
Upacara ini pun disebutkan telah berjalan dengan lancar.
Bahkan telah terlaksana sebelum pelaksanaan piodalan Pura Luhur Uluwatu pada Anggara Kasih Wuku Medangsia, 22 Agustus 2023, pelinggih meru tumpang tiga telah dibersihkan dan disucikan kembali.
“Astungkara hari ini sudah terlaksana dengan baik dan lancar,” ujar Sumerta.
Menurutnya, setelah prosesi pemelaspasan ini seluruh pemedek dapat melaksanakan persambahyangan di utama mandala. Sebab sebelumnya dalam perbaikan yang dilakukan persembahyangan hanya dapat dilakanakan di madya mandala.
“Dulu itu karena masih kondisi renovasi, sehingga kita bersepakat memberikan kepada pemedek menghaturkan persembahyangan di madya mandala,” ungkapnya.
Panglingsir Puri Agung Jrokuta AA Ngurah Jaka Pratidnya mengaku sangat bersyukur sebab prosesi upacara telah berjalan dengan lancar.
Tentunya hal ini tidak terlepas dari dukungan Ida Sang Huang Widhi Wasa yang melinggih di Pura Luhur Uluwatu.
“Sejak enam bulan lalu waktu terkena bencana tersambar petir berangsur-angsur kita nunasin kepada Bagawanta Puri. Parum kita di sini juga besama bendesa adat, prajuru, dan Pemkab Badung, akhirnya dapat paletan-paletan, pah-pahan, kapan kita harus menebang pohon dan lain sebagainya. Syukur hari ini semua dapat dilaksanakan secara lancar, becik sida-sidaning don,” jelasnya.
Pria yang akrab disapa Turah Joko ini menyebutkan, upacara pemelaspasan ini dibarengi dengan mendem pedagingan. Begitu juga pemelaspasaan gong presisi bantuan dari Polri.
“Upacara ini dipuput oleh Ida Bagawanta Puri, Ida Pedanda Sri Arimbawa, Ida Pedanda Badung, sebagai Darma Gosana Badung, dan Ida Pedanda Buda dari Karangasem,” sebutnya.
Pihaknya menambahkan, dengan sudah dilaksnakan pemelaspasan ini diharapkan dapat memberikan fibrasi kepada pelaksanaan kegiatan di Bali.
“Kedepan banyak perhelatan-perhelatan nasional supaya bisa memberikan rasa teduh, dan wisatawan mancanegara tetap memilih Bali sebagai tujuan utamanya,” imbuhnya.
Sepeti diketahui, meru tumpang tiga di Pura Luhur Uluwatu sempat tersambar petir pada November 2022. Kemudian perbaikan mulai dilakukan pada 19 Mei 2023.