DENPASAR, BALI EXPRESS - Melambungnya harga canang sari, yang salah satu bahannya adalah bunga gumitir, setiap menjelang hari raya Hindu di Bali, seperti Galungan dan Kuningan, adalah hal yang biasa.
Tapi yang cukup mengkhawatirkan adalah harganya terus menembus rekor. Terutama menjelang hari raya Galungan dan Kuningan.
Seperti yang terjadi pada H-2 Galungan ini. Harganya ada yang menembus Rp 35 ribu per bungkus. Satu bungkus berisi 25 buah canang sari.
Peningkatan harga ini sendiri tak lepas dari permintaan yang naik. Kemudian, gumitir, salah satu bahan baku canang sari sendiri ternyata masih impor.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), setiap tahun, Bali mengimpor gumitir dari luar negeri mencapai Rp 30 miliar.
Selain itu, Bali juga mendatangkan janur dari Jawa Timur. Pengiriman janur ke Bali itu mencapai 18.053 ton pada 2022.
Kemudina Bali juga banyak mendatangkan komoditas lainnya dari Jawa Timur seperti beras sejumlah 64.579,1 ton per tahun.
Lalu ada sayuran 17.436,8 ton, ikan 13.379 ton, air dalam kemasan 25.852 ton, dan telur 913,5 ton.
Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, hingga saat ini, pasokan bahan baku canang sari terpantau masih stabil.
Walaupun, permintaan sudah meningkat jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Ia menekankan, kenaikan harga canang sari perlu diwaspadai berdampak ke inflasi sehingga harus dikontrol agar kenaikannya tidak terlampaui tinggi.
“Untuk mengendalikan stabilitas harga dalam jangka pendek, penguatan kerjasama antar daerah untuk suplai bahan baku canang sari dikuatkan. Seperti kerjasama dengan penghasil bahan baku di beberapa daerah di Jawa untuk menyuplai bahan baku canang sari masuk ke Bali,” katanya, Senin (31/7).
Canang sari sendiri memiliki makna yang begitu penting dalam sesajen yang dihaturkan oleh Umat Hindu Bali khususnya.
Sehingga, canang sari wajib ada dan hadir dalam setiap persembahyangan bagi umat Hindu.
Meskipun canang sari disebut memiliki kuantitas paling kecil namun sangat penting perannya diberbagai bentuk upacara persembahyangan di Agama Hindu.
Maka dari itu Canang sari memiliki arti yang sangat penting bagi umat Hindu, dan keberadaan canang sari ini merupakan bentuk rasa terimakasi kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Editor : I Putu Suyatra