BADUNG, BALI EXPRESS – Desa Adat Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali akan melaksanakan Karya Ngenteg Linggih Mapadudusan Agung Mapaselang Ngusaba Desa Lan Ngusaba Nini Madasar Tawur Balik Sumpah Utama.
Salah satu tradisi Hindu Bali ini kembali dilaksanakan setelah 39 tahun yang lalu. Rencananya puncak karya akan terlaksana pada 15 November 2023.
Bendesa Adat Ayunan, I Made Seniartha mengatakan, upacara Ngusaba Nini sebelumnya memang sempat dilaksanakan pada tahun 1984.
Upacara itu dulunya dilaksanakan di Pura Puseh Desa Adat Ayunan. Kemudian saat ini upacara Ngusaba akan kembali dilaksanakan di Pura Kahyangan Desa lan Puseh. Desa Adat Ayunan.
“Ini juga termasuk program saya ngahay menjadi Bendesa Adat sejak tahun 2019,” ujar Seniartha.
Menurutnya, sejumlah persiapan telah dilaksankan menyambut puncak Karya pada 15 November 2023.
Bahkan upacara matur piuning telah dilaksanakan pada 3 Juli 2023. Semenatara upacara akan diakhiri pada 27 desember 2023 dengan dilaksanakan Upacara Bulan Pitung Dina.
Upacara ini melibatkan seluruh krama Desa Adat Ayunan. Baik karma pengarep maupun krama pengele. Semua diharapkan ikut ngayah,” ungkapnya.
Sebelum melaksanakan upacara, Seniartha menerangkan, sejumlah bangunan juga telah dipugar. Pemugaran ini pun berdasarkan bantuan dari Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta.
Terkait biaya yang digunakan untuk upacara, Desa Adat Ayunan juga mendapatkan bantuan dari Pemkab Badung sebesar Rp 1,7 miliar. Dana ini disetujui setelah dilaksanakan audiensi bersama Bupati Badung dan Ketua DPRD Badung. Namun, Seniartha menambahkan, tidak menghalangi niat karma yang ingin menghaturkan punia.
“Artinya karma kalau mau mepunia silahkan, pelaksanaan upacara juga dapat diimbangi juga dengan punia dari karma desa. Mungkin juga karma yang sudah menikah keluar desa adat juga boleh. Punia itu pintunya dibuka lebar-lebar,” imbuhnya.