BADUNG, BALI EXPRESS - Keretakan tebing di Pura Luhur Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, belakangan ini viral di media sosial. Bahkan foto dan video yang diduga diambil menggunakan drone pun beredar di media sosial.
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pun langsung merespons foto tebing retak di kawasan Pura Luhur Uluwatu. Bahkan ia mengaku telah meminta tim teknis untuk melakukan pengecekan ke lokasi.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak dari keretakan tebing tersebut. Seperti misalnya adanya abrasi dari tebing tersebut.
Baca Juga: Pura Luhur Uluwatu Bali: Fakta-fakta Soal Tebing yang Menyulut Kekhawatiran Masyarakat
“Saya sudah menunjuk tim teknis untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Saya juga perintahkan agar ini segera ditindaklanjuti,” ujarnya, Jumat 8 September 2023.
Menurut Giri Prasta, pihaknya juga meminta tim terkait untuk membuat masterplan penanganan keretakan tebing. Bahkan akan dianggarkan melalui APBD Badung terkait penataan tebing tersebut.
“Saya juga perintahkan agar menyiapkan masterplan untuk memperbaiki retakan, menguatkan dan menata tebing Pura Luhur Uluwatu dengan menggunakan dana APBD Badung. Ini harus kita lakukan untuk mengantisipasi terjadinya abrasi,” tegasnya.
Bupati asal Pelaga ini pun menyatakan akan terus berupaya menyelamatkan warisan budaya yang sangat disakralkan. Apalagi Pura Luhur Uluwatu juga termasuk Pura Sad Khayangan di Bali.
Bahkan ia tidak memungkiri selain untuk persembahyangan, Pura Uliwatu juga menjadi daya tarik wisata.
“Pura Luhur Uluwatu merupakan tempat sembahyang yang sakral dan warisan budaya yang harus dilestarikan. Jadi kami akan seoptimal mungkin untuk melakukan upaya penyelamatan,” tegas mantan Ketua DPRD Badung tersebut.
Baca Juga: Soal Video Viral Keretakan di Pura Luhur Uluwatu Bali, Begini Jawaban Pengempon
Seperti yang telah diinformasikan, upaya penanganan terhadap keretakan tebing di Pura Uluwatu telah direncanakan sebelumnya. Sayangnya, adanya pandemi Covid-19 menyebabkan keterlambatan dalam pelaksanaan penanganan tersebut.
Turah Joko, Pengempon Pura Luhur Uluwatu, yang akrab disapa sebagai Turah Joko, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung telah menyusun Detail Engineering Design (DED) yang akan digunakan sebagai panduan dalam proses penanganan ini. Selain itu, anggaran yang telah dialokasikan diperkirakan mencapai sekitar Rp 29 miliar.
"Selain itu, kami juga telah memiliki Detail Engineering Design (DED) di Pemerintah Kabupaten Badung, yang kemungkinan akan digunakan dalam proses penanganan," jelasnya.
Editor : I Putu Suyatra