Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

8 Varietas Tebu yang Digunakan dalam Upacara Adat Hindu di Tabanan, Bali

I Putu Suyatra • Jumat, 22 September 2023 | 17:45 WIB
Begini Makna dan Jenis Tebu pada Mobil Pengantar Pengantin di Bali
Begini Makna dan Jenis Tebu pada Mobil Pengantar Pengantin di Bali

TABANAN, BALI EXPRESS - Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Nyoman Peneng dan I Wayan Sumatera mengungkapkan 8 varietas tebu yang memiliki peran penting dalam upacara adat Hindu di Tabanan, Bali.

Peneliti berasal dari UPT Balai Konservasi Tumbuhan, Kebun Raya "Eka Karya" Bali, yang merupakan bagian dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Dalam penelitiannya mengungkapkan keberadaan 8 varietas tebu yang memiliki peran penting dalam upacara adat di Tabanan, Bali.

Penelitian ini menyoroti 8 varietas tebu yang digunakan dalam berbagai upacara adat di wilayah tersebut, yang mencakup:

Tebu Ratu/Raja: Varietas tebu ini dikenal dengan ukurannya yang paling besar, batang yang kuat, berwarna kekuningan, dan kandungan air yang melimpah. Diameter batangnya bahkan dapat mencapai lebih dari 6 cm dengan tinggi lebih dari 6 m.

Tebu Tiying: Tebu ini memiliki kulit batang yang keras dan kaku, menyerupai tiying atau bambu. Batangnya berwarna agak kuning dengan diameter batang antara 3-5 cm, panjang ruas 5-11 cm, dan tinggi dapat mencapai lebih dari 5 m.

Tebu Kuning/Arjuna: Varietas ini mirip dengan Tebu Tiying, tetapi memiliki batang berwarna kuning mulus, licin, banyak mengandung air, dan memiliki rasa yang sangat manis.

Tebu Tawar/Tabah: Tebu ini memiliki penampilan yang mirip dengan Tebu Tiying, dengan kulit batang berwarna kuning kehijauan. Batangnya juga mengandung banyak air dan memiliki rasa tawar yang khas.

Tebu Swat: Tebu Swat mirip dengan Tebu Kuning, tetapi pada ruasnya terdapat garis-garis hijau memanjang (swat/garis) dan memiliki rasa yang kurang manis.

Tebu Selem (Ireng/Hitam/Cemeng): Varietas ini memiliki kulit batang berwarna coklat kehitaman, dengan diameter batang 2-4 cm dan tinggi mencapai 4-5 m. Penampilannya besar dan serupa dengan Tebu Ratu, namun kandungan airnya lebih tinggi dan rasanya kurang manis.

Tebu Malem: Tebu ini menyerupai Tebu Ratu, tetapi ruas batangnya lebih pendek, lebih keras, mengandung kadar air yang lebih sedikit, dan memiliki rasa yang lebih manis.

Tebu Salah: Varietas ini memiliki penampilan yang mirip dengan gelagah (Saccharum spontaneum). Batangnya berwarna kuning keputihan, dengan diameter 2-3,5 cm dan panjang ruas 7-11 cm. Kandungan airnya lebih tinggi dan rasanya lebih manis.

Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang keragaman tebu di Tabanan, Bali, dan mengungkap peran pentingnya dalam upacara adat di wilayah tersebut.

Varietas-varietas tebu ini tidak hanya memiliki nilai budaya yang tinggi tetapi juga memiliki karakteristik yang unik yang dapat digunakan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.

Editor : I Putu Suyatra
#bali #tebu #hindu