BALI EXPRESS- Umat Hindu di Bali percaya bahwa sebelum memulai kegiatan memperhatikan hari baik, dan itu tertuang dalam kalender Bali.
Seperti Senin 2 Oktober 2023, dikenal dengan Soma Umanis Medangkungan, dalam kalender Bali dirangkum hal-hal yang baik dan tidak baik dilakukan.
Dikutip dari kalender Bali m.kalenderbali.org, Soma Umanis Medangkungan ini, salah satu yang sangat tepat adalah memulai usaha.
Selain itu, terdapat juga beberapa kegiatan yang pantang dilakukan sesuai ramalan kalender tersebut.
Amertayoga: Baik untuk membangun, mencari pengupa jiwa (nafkah), dan memulai suatu usaha/perusahaan.
Banyu Urug: Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur.
Dauh Ayu: Baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang, baik untuk membangun.
Geni Rawana: Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam.
Kala Buingrau: Baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja pitra. Tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah.
Kala Jangkut: Baik untuk membuat pencar, jaring, senjata.
Kala Rumpuh: Tidak baik untuk pindah rumah, memulai memelihara ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, babi (ternak).
Kala Sor: Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan.
Kala Temah: Tidak baik untuk dewasa ayu.
Salah Wadi: Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll), Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll).
Sedana Yoga: Baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, mulai berjualan karena akan murah rezeki.
Srigati: Baik untuk menyimpan padi di lumbung dan menurunkan padi dari lumbung.
Srigati Munggah: Baik untuk membibit/menanam padi, membuat alat-alat berjualan, membuat pahat, menyimpan padi atau upacara padi li lumbung. Tidak baik meminjam sesuatu, menjual beli beras.
Titibuwuk: Baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga/banggul. (*)
Editor : I Made Mertawan