Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tradisi Bali: Setelah Dipilih, Jro Balian “Dikarantina” Sebulan Lebih, Ini Tujuannya

I Putu Mardika • Senin, 20 November 2023 | 18:31 WIB
KARANTINA: Sesuai tradisi yang berlaku, setelah dipilih, Jro Balian dikarantina selama sebulan lebih. Upacaranya dipimpin langsung Jro Lingsir Makalihan.
KARANTINA: Sesuai tradisi yang berlaku, setelah dipilih, Jro Balian dikarantina selama sebulan lebih. Upacaranya dipimpin langsung Jro Lingsir Makalihan.

BALI EXPRESS – Sebagai bagian dari tradisi Bali, setelah dipilih, Jro Balian akan dikarantina atau menjalani proses pemingitan selama sebulan lebih.

Prosesi pemingitan (dikarantina) dipimpin oleh Jro Gede Duuran dan Jro Gede Alitan yang sering juga disebut sebagai Jro Lingsir Makalihan.

Mereka bertugas memimpin upacara pemingitan (karantina) Jro Balian, sekaligus berhak memimpin upacara di Pura Ulun Danu Batur jika Jro Balian yang baru belum terpilih.

Jro Lingsir Mekalihan ini dibantu oleh Jro Panyarikan Duuran dan Jro Panyarikan Alitan.

Mereka bertugas melayani Jro Lingsir Makalihan di dalam memimpin upacara.

Sedangkan Jro Mangku bertugas membagikan tirta wangsuhpada Ida Bhtara kepada Krama Desa Pangempon Pura Ulun Danu Batur Kintamani Bangli.

Jro Gede Batur Duwuran menambahkan, setelah terpilih Jro Balian akan menjalani proses pemingitan, yaitu dikarantina dalam jangka waktu tertentu yaitu selama 1 bulan 7 hari atau 42 hari.

Prosesi pemingitan atau karantina ini harus dilakoni dan tidak bisa ditolak.

Jro Balian yang baru terpilih harus mengikuti aturan, yaitu dikarantina di Pura Ulun Danu Batur.

Jro Balian tersebut melaksanakan kegiatan Mekemit atau disebut dengan istilah medunungan, yaitu beryoga di dalam pura sebagai langkah awal penyucian diri.

Hal ini harus dilalui oleh seorang Jro Balian Pura Ulun Danu Batur dengan konsekwensi tugas yang sangat besar dan berat seumur hidup.

Hal ini disaksikan oleh keseluruhan keluarga besar pengempon Pura Ulun Danu Batur beserta aparat desa adat dan dinas.

Tujuan karantina terhadap Jro Balian yang telah terpilih adalah sebagai upaya penyucian baik secara lahir maupun bhatin.

Selain itu juga untuk meningkatkan atau perubahan status seseorang, yang semula sebagai orang biasa menjadi Jro Balian.

Tujuan lainnya adalah memberikan kewenangan kepada seseorang untuk memuput yadnya dan memberikan pelayanan di bidang keagamaan kepada krama di Desa Adat Batur.

Prosesi ini bukan hal yang mudah dilalui oleh seorang anak berusia dini yang terpilih menjadi Jro Balian.

Pelaksanaan nyanjan mempergunakan sarana upacara sederhana, berupa satu paket/satu soroh banten rosan. 

Di dalam banten rosan berisi tebasan, tapakan, pejati, suci, (munggah).

Sedangkan sebagai dadahan (di bawah/sor) bantennya berupa tebasan, prayascita, segehan putih dan manca, petabuh arak berem, pengasepan, kalamigi, beras takepan, bukta bukti, peras ayunan, tigasan, peras bhakti dengan jinah satakan/pis bolong cina.

Editor : Nyoman Suarna
#bali #dipilih #sebulan #tradisi #jro balian #dikarantina