Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tampil Beda, Jro Dalang Wijana Kolaborasikan Pementasan Wayang dengan Genjek

I Putu Mardika • Sabtu, 9 Desember 2023 | 21:56 WIB
Jro Dalang Made Wijana.
Jro Dalang Made Wijana.

 

BALI EXPRESS- Jro Mangku Gede Dalang Made Wijana mempunyai ciri khas dalam mementaskan wayang kulit.

Jro Dalang Made Wijana adalah salah satu dalang di Kabupaten Buleleng, Bali. Ia berasal dari Desa Padang Bulia, Kecamatan Sukasada.

Jro Dalang Wijana mengungkapkan bahwa tekad dan niat yang tulus membawa langkahnya menuju dunia perwayangan. Ini juga merupakan warisan leluhur yang diteruskan secara turun temurun.

Ciri khas pementasan wayang Jro Dalang Wijana yaitu pada akhir pementasan dikolaborasikan dengan kesenian genjek. Inilah daya tarik yang selalu dinanti-nanti oleh warga.

Dalam setiap pertunjukannya, seni menjadi kehidupan. Bagi penonton muda, pesona terselip dalam olok-olok cerdik. Mengukir kenangan tak terlupakan dalam tarian yang bercahaya.

Dalam sebulan Jro Dalang Wijana mengaku bisa pentas rata-rata sebanyak 20 kali. Pria yang juga seniman topeng mengaku sudah melakukan pementasan wayang hampir di seluruh wilayah yang ada di Bali.

Tidak hanya di Bali, ia juga pernah diundang untuk melakukan pementasan wayang di luar Bali tepatnya di Surabaya.

“Saya pernah diundang untuk melakukan pementasan wayang di Surabaya dalam upacara 3 bulanan. Ternyata yang mengundang saya asalnya dari Panji, tapi dia sudah menetap di Surabaya sejak tahun 70-an” ujar kakek 4 cucu itu.

Baca Juga: Bermain Imbang Kontra Bali United, Pelatih Dewa United Riekerink Merasa Puas Lantaran Ini

Meski demikian, ia tak menampik jika wayang saban hari semakin sepi peminat. Para dalang saat ini hanya pentas dalam urusan ritual, seperti upacara nyapuleger, upacara kematian, otonan, hingga tigabulanan.

Ia pun berharap agar para dalang semakin piawai menarik hati para pemuda dengan caranya masing-masing.

"Pentas wayang memang saat ini semakin sepi peminat. Tetapi, dalang wajib berkreasi agar pementasannya semakin berwarna, selain menjadi tontonan, juga bisa menjadi tuntunan bagi penonton, tutupnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #wayang #Dalang