BALI EXPRESS - Dalam kehidupan ini keluarga merupakan dasar sebuah masyarakat. Oleh karena itu, tanpa adanya keluarga-keluarga kecil ini masyarakat tidak akan terbentuk.
Penyuluh Agama Hindu, Aris Widodo, menjelaskan, keluarga- keluarga kecil ini kemudian menjadi besar, akhirnya membentuk masyarakat dan menjadi sebuah keluarga bahagia.
"Pasangan suami istri mampu mewujudkan kemakmuran, kesejahteraan dan kebahagiaan dengan mengembangkan cinta kasih yang mendalam, melakukan kerja keras untuk kemakmuran," bebernya.
Baca Juga: Jhon Sitorus Soroti Larangan Perayaan Natal di Desa Merbau Riau; Ironi di Negeri Sendiri!
Lebih jauh dia menjelaskan, sebuah keluarga pastinya akan menumbuhkan keserasian dalam keluarga, tidak mengikuti dorongan nafsu seksualitas. Yang lebih penting adalah tetap riang gembira dan memperhatikan kesejahteraan.
Soal keluarga tersebut juga disebutkan dalam salah satu sloka Reg Veda sebagai berikut :
Agne sardha mahate saubhagaya
tava dyumnani-uttamani santu.
Baca Juga: Viral! Beredar Surat Larangan Perayaan Natal dan Tahun Baru di Desa Merbau Riau
Rg Veda V. 28. 3
Artinya :
Wahai orang yang mulia, berusahalah yang lebih besar. Semoga kemasyuranmu dan kekayaanmu menjadi unggul.
"Dari ulasan tersebut terserat makna bahwa dalam kehidupan, yang dicari oleh sebuah keluarga adalah kemakmuran dan kesejahteraan," tegasnya.
Oleh karena itu, tambahnya, hendaknya berusaha dengan bekerja keras yang akhirnya akan mendapatkan hasil yang maksimal.
Baca Juga: Puluhan Warga Binaan Rutan Bangli Terima Remisi Khusus Natal
Keluarga menjadi tumpuhan bagi anak istri yang selalu mendambakan hidup makmur dan sejahtera yang hanya bisa didapatkan dengan kerja keras.
Hal ini pun dilalui dengan jalan dharma yang mampu memberikan kesejahteraan yang sesungguhnya.
Inilah menjadi salah satu modal dalam keluarga sehingga kerukunan dalam keluarga akan terbina dengan baik dan nyaman.
Editor : Nyoman Suarna