BALI EXPRESS – Dalam kehidupan ini kita memiliki banyak pilihan sehingga perlu keberanian untuk mengambil keputusan.
Untuk itu, mereka yang sudah mengetahui apa yang harus diperbuatnya maka dengan sendirinya berjalan sesuai dengan apa yang sedang dijalankan, yang disebut dengan setia.
Penyuluh Agama Hindu, Aris Widodo menerangkan bahwa makna dari setia menurut Hindu tertuang dalam Slokantara 3. 7, sebagai berikut :
“Nasti satyat paro dharmo nanrtat patakam param, triloke ca hi dharma syat tasmat satyam na lopayet. Kalinganya, tan hana dharma lewiha sangkeng kasatyan, matangyan haywa lupa ring kasatyan ikang wwang.”
Baca Juga: Lirik Lagu Pasti Rindu yang Dipopulerkan oleh Penyanyi Bali Budi Arsa
Artinya :
Tidak ada dharma (kewajiban suci) yang lebih tinggi dari kebenaran (satya), tidak ada dosa yang lebih rendah dari dusta. Dharma harus dilaksanakan di tiga dunia ini dan kebenaran harus tidak dilanggar.
Kata Aris, menurut sloka tersebut tidak ada kewajiban suci yang melebihi kebenaran. Oleh karena itu jangan lupa bahwa manusia harus melakukan kebenaran.
Oleh karena itu, terang Aris Widodo, jadilah manusia yang mampu menjalankan dharma. Dengan menjalankan dharma di setiap langkah kehidupan, akan mempermudah setiap langkah hidup.
Editor : Nyoman Suarna