Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Arak dalam Tradisi Bali: Berkhasiat untuk Obat, Diungkap dalam Lontar Usada Ini

I Putu Mardika • Senin, 22 Januari 2024 | 23:15 WIB
ARAK: Arak tidak hanya sebagai sarana ritual tetapi memiliki berbagai khasiat untuk pengobatan yang dapat ditemukan di berbagai lontar usada.
ARAK: Arak tidak hanya sebagai sarana ritual tetapi memiliki berbagai khasiat untuk pengobatan yang dapat ditemukan di berbagai lontar usada.

BALI EXPRESS - Arak tidak hanya berfungsi sebagai sarana ritual untuk persembahan kepada Bhuta Kala, tetapi juga menjadi bagian tak terpisahkan dari praktik pengobatan tradisional (usada) di Bali.

Penggunaan arak untuk keperluan obat juga tercatat dalam beberapa Lontar Usada terkemuka, seperti Cukil Daki, Taru Pramana, dan karya-karya lainnya.

Menurut Gede Sutana, S.Kes, M.Si, seorang praktisi Usada di Bali dan dosen di STAHN Mpu Kuturan Singaraja, penggunaan arak dalam pengobatan tradisional telah dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Karena itu, kata Gede Sutana, penting untuk menjaga keberlanjutan tradisi ini sebagai kekayaan budaya Bali.

Gede Sutana menegaskan bahwa penggunaan arak dalam praktik usada tradisional di Bali melibatkan berbagai bahan lainnya.

Berbagai bentuk penggunaan arak dapat ditemui, seperti untuk boreh yang dapat dioleskan di tubuh atau diminum sebagai bagian dari proses pengobatan.

Menggali lebih dalam, proses pemanfaatan arak untuk tujuan usada membutuhkan pengetahuan yang mendalam tentang ramuan tradisional dan cara penggunaannya.

Tradisi ini membuktikan bahwa arak tidak hanya memiliki nilai dalam ranah ritual, tetapi juga mengandung khasiat untuk kesehatan dan pengobatan.

Dengan demikian, penggunaan arak dalam konteks usada tradisional Bali memperkaya bahan obat dalam kehidupan budaya.

Arak juga menjadi inti praktik pengobatan dalam usada Bali, sementara berbagai bahan lainnya bertindak sebagai elemen pendukung.

Hal ini menjadikan arak sebagai sebuah harmoni dalam keberlanjutan warisan budaya Bali.

Baca Juga: Filosofi Rumah Orang Bali: Ada Bale Daja, Loji hingga Jineng, Ini Fungsinya

Lontar Usadha Taru Pramana mengungkap bahwa arak bisa digunakan untuk mengobati penyakit cacar pada bayi.

Bahan ramuannya berupa asaban/kulit/serbuk cendana dicampur arak untuk boreh.

Editor : Nyoman Suarna
#bali #lontar #obat #usada #tradisi #arak