Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Konco Pura Taman Gandasari: Tempat Pemujaan Dewa Kwan Kong, Berawal dari Mimpi

I Putu Mardika • Senin, 5 Februari 2024 | 17:09 WIB
PEMUJAAN: Konco Pura Taman Gandasari merupakan tempat pemujaan untuk Dewa Kwan Kong. Pendirian tempat pemujaan ini berawal dari mimpi.
PEMUJAAN: Konco Pura Taman Gandasari merupakan tempat pemujaan untuk Dewa Kwan Kong. Pendirian tempat pemujaan ini berawal dari mimpi.

BALI EXPRESS - Konco Pura Taman Gandasari mencerminkan beragam keyakinan, namun tidak ada pemaksaan untuk ikut bersembahyang di depan palinggih Hindu.

Jero Mangku Suarmi menjelaskan, setelah persembahyangan selesai di depan Hio Lo, umat dapat melanjutkan persembahyangan di tiap-tiap palinggih yang ada.

Khusus orang Cina atau Budha melakukan pemujaan di depan palinggih atau altar Dewa Kwan Kong.

Menurut kepercayaan agama Budha, di sanalah sthana Dewa Kwan Kong sebagai dewa perang yang harus dipuja dengan sejumlah sarana upacara.

Ada berbagai macam buah yang bisa dipersembahkan kepada Tuhan atau dewa-dewi oleh umat Budha.

Namun yang paling digunakan ialah buah jeruk dan apel, ditambah berbagai macam kue seperti kue beras, permen, dan teh yang kemudian ditambah dupa dan lilin yang berwarna merah.

Di Konco Pura Taman Gandasari ada sebuah perayaan bernama Sejid Konco yang jatuh pada Lak Gwee.

Perayaan ini merupakan peringatan hari lahir dari Dewa Kwan Kong yang merupakan dewa utama di Konco Pura Taman Gandasari.

Sama seperti kelenteng lainnya, peserta juga harus so-pue pada dewa masing-masing.

Dalam perayaan Sejid Konco, patung dewa yang hadir diusung di atas joli atau tandu.

Selain itu, patung bisa dibawa dengan kiem sien. Caranya patung diletakkan di atas pelangkiran kecil, dipegangi dan diikat kain merah ke leher agar tidak jatuh saat mengikuti acara kirap.

Setiap kelenteng atau konco memiliki dewa utama. Proses menentukan dewa di Konco Pura Taman Gandasari berkaitan dengan pendirian konco tersebut.

Konco Pura Taman Gandasari yang didirikan Jro Mangku Merta berawal dari mimpi bertemu dengan Dewa Kwan Kong.

Sehingga dewa utama di konco tersebut adalah Dewa Kwan Kong.

Perayaan Sejid dimulai dengan menjamu para tamu yang disimbolkan dengan patung dewa yang akan mengikuti kirab Sejid Konco.

Tahap selanjutnya adalah perjamuan. Dimulai dengan penerimaan kiem sien atau patung dewa dari seluruh peserta secara bergantian.

Prosesi tersebut dilanjutkan dengan doa bersama di depan sejumlah patung dewa.

Kemudian karpet merah dibuka dari depan pintu gerbang hingga ke ruang doa, tempat kiem sien disimpan.

Melalui karpet tersebut anak-anak, kaum muda, dan orang tua lantas secara bergilir memasuki areal konco untuk melangsungkan persembahyangan.

Tabuhan tambur mulai dimainkan saat menjelang tengah hari. Musik khas Cina ini dimainkan oleh para peserta kirab.

“Ratusan orang dari berbagai suku ras dan agama memenuhi konco untuk memanjatkan doa, memohon keselamatan kepada para dewa yang dipercaya bisa memberikan keselamatan,” tutupnya.

Photo
Photo
Editor : Nyoman Suarna
#Kwan kong #konco #Mimpi #pura #dewa #taman gandasari