Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Perayaan Kemenangan saat Galungan dan Kuningan: Begini Makna Sesungguhnya Menurut Agama Hindu

Putu Agus Adegrantika • Minggu, 25 Februari 2024 | 15:55 WIB
KEMENANGAN: Hari raya Galungan dan Kuningan dalam agama Hindu merupakan perayaan kemenangan dharma atas adharma.
KEMENANGAN: Hari raya Galungan dan Kuningan dalam agama Hindu merupakan perayaan kemenangan dharma atas adharma.

BALI EXPRESS - Perayaan Galungan dan Kuningan sering dianggap sebagai simbol keberhasilan dalam menjalankan ajaran agama Hindu. Yaitu merayakan kemenang dharma atas adharma.

Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan kemenangan tersebut?

Aris Widodo, penyuluh Agama Hindu, menjelaskan bahwa makna sebenarnya dari kemenangan yang diraih belum tentu dipahami secara menyeluruh.

Pertanyaan mendasar seperti siapa yang dimenangkan, dari mana kemenangan itu berasal, dan siapa yang menjadi pemimpin kemenangan, perlu ditelusuri.

Menurut Aris, kemenangan yang sesungguhnya adalah kemampuan untuk mengendalikan dorongan-dorongan negatif di dalam diri.

Dorongan negative tersebut di antaranya hawa nafsu yang diwakili oleh enam musuh internal, yakni kama (nafsu), krodha (kemarahan), lobha (keserakahan), moha (kebingungan), mada (kesombongan), dan matsarya (kebencian).

Dalam ajaran Hindu, dharma diartikan sebagai prinsip-prinsip moral, kejujuran, serta keluhuran budi.

Dengan menjalankan dharma, seseorang bisa meraih kebahagiaan di dunia ini serta memperoleh kesadaran spiritual yang lebih tinggi.

Kemenangan yang telah diraih harus diisi dengan tindakan yang sesuai dengan kapasitas individu masing-masing.

Hal ini menunjukkan bahwa kemenangan sejati adalah ketika seseorang menggunakan ilmu pengetahuan yang dimilikinya untuk memberikan manfaat bagi kehidupan makhluk lainnya, serta menghindari yang tidak bermanfaat.

Pengajaran ilmu pengetahuan oleh Hyang Widhi menunjukkan kebijaksanaan Ilahi dalam memberikan bekal kepada manusia.

Manusia memiliki kebebasan untuk memilih jenis ilmu pengetahuan yang ingin dipelajari, yang nantinya akan menjadi bekal ketika mereka kembali kepada Hyang Widhi.

Kemenangan sejati adalah ketika seseorang mampu mengendalikan hawa nafsu dan selalu berbuat kebajikan sepanjang hidupnya.

Itulah inti dari makna kemenangan dalam dharma, yang memerlukan upaya dan perjuangan yang berkelanjutan untuk mempertahankannya. ***

Editor : Nyoman Suarna
#kemenangan #hindu #makna #galungan #kuningan