BALI EXPRESS - Menempatkan pintu masuk pekarangan rumah orang Bali ternyata tidak sembarangan.
Ada tuntunan yang dipakai masyarakat Hindu di Bali untuk menentukan posisi pintu masuk pekarangan rumah.
Hal itu disampaikan oleh Dosen Teologi Hindu, STAHN Mpu Kuturan Singaraja, Wayan Titra Gunawijaya.
Menurutnya, tidak sembarangan memilih letak pintu masuk, karena diyakini sebagai stana Sang Hyang Dorakala - pintu kehidupan sehari-hari.
Menurut ajaran Asta Bhumi, Lontar kuno yang mengatur tata ruang Hindu, pekarangan rumah dibagi menjadi sembilan bagian sesuai arah pintu masuk yang akan dibangun.
Penempatan pintu yang menghadap ke arah tertentu juga dihitung secara teliti dengan memperhatikan perhitungan astrologis yang khas.
Misalnya, jika pintu masuk menghadap ke selatan, penghitungan luas pekarangan atau tembok di sebelah selatan harus dibagi sembilan sesuai aturan yang ditetapkan.
Begitu pula dengan arah lainnya. Tidak hanya itu, setiap bagian memiliki makna dan pengaruh tersendiri, mulai dari yang dianggap baik hingga yang sebaiknya dihindari.
Contohnya, jika pintu masuk menghadap ke timur, penghitungan luas pekarangan dimulai dari utara ke selatan.
Namun, perlu diperhatikan bahwa setiap bagian memiliki kategori baik atau buruk, seperti yang dijelaskan Titra Gunawijaya:
"Perih (buruk), Kinabhakten (baik), Wreddhi Guna (baik), Dhana Teka (baik), hingga Ohan (tidak baik)".
Pentingnya penempatan pintu masuk ini telah menjadi perhatian bagi banyak orang, terutama yang mengikuti ajaran Hindu.
Langkah ini tidak hanya dipercaya memengaruhi keberuntungan, tetapi juga kesejahteraan dan harmoni dalam kehidupan sehari-hari.
Cara Menghitung atau Menentukan Pintu Masuk Pekarangan Rumah Berdasarkan Arah Mata Angin Sesuai Petunjuk Lontar Asta Bhumi:
A. Pintu Masuk Menghadap ke Selatan
- Bagi garis depan pekarangan (sebelah selatan) menjadi 9 bagian.
B. Pintu Masuk Menghadap ke Barat
- Bagi garis depan pekarangan (sebelah barat) menjadi 9 bagian.
C. Pintu Masuk Menghadap ke Timur
- Bagi garis depan pekarangan (sebelah timur) menjadi 9 bagian.
Catatan: 1-9 adalah urutan pembagian
D. Pintu Masuk Menghadap ke Utara
- Bagi garis depan pekarangan (sebelah utara ) menjadi 9 bagian.
Catatan: 1-9 adalah urutan pembagian
Dengan demikian, menjadi penting bagi setiap individu untuk mempertimbangkan dengan cermat letak pintu masuk rumah mereka untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.***