Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tradisi Ngaturang Bakaran di Selulung Kintamani Bali, Gunakan Sapi Betina untuk Bayar Sesangi: Begini Lelakunya

I Putu Mardika • Senin, 18 Maret 2024 | 17:08 WIB
BAKARAN: Sapi betina sebagai sarana untuk tradisi Ngaturang Bakaran di Desa Adat Selulung, Kintamani, Bangli, Bali.
BAKARAN: Sapi betina sebagai sarana untuk tradisi Ngaturang Bakaran di Desa Adat Selulung, Kintamani, Bangli, Bali.

BALI EXPRESS - Desa Adat Selulung, Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali memiliki tradisi naur sesangi yang disebut upacara Ngaturang Bakaran.

Sarana utama dalam ritual Ngaturang Bakaran ini yakni satu ekor sapi betina.

Bendesa Adat Selulung, I Wayan Karmawan menjelaskan, upacara Ngaturang Bakaran tersebut menggunakan satu ekor sapi betina sebagai sarana persembahan.

Hal ini menjadi sangat menarik karena bentuk sesangi ini tidak lumrah, yaitu menggunakan sapi betina yang secara umum pantang digunakan oleh umat Hindu.

Di Desa Selulung, sesangi dengan mempergunakan sapi betina sebagai persembahan ini hanya dilakukan di Pura Dalem Purwa.

Setelah dipersembahkan sebagai sarana dalam upacara Ngaturang Bakaran, sapi-sapi ini disembelih.

Kemudian sebagian dagingnya dihaturkan kembali dalam bentuk Urip-urip.

Sisanya diberikan kepada prajuru desa adat dan pemilik sapi.

“Pelaksanaan upacara Ngaturang Bakaran tersebut juga memberikan pembelajaran serta kontribusi yang besar di dalam merekatkan rasa persatuan serta persaudaraan antara masyarakat di Desa Pakraman Selulung,” kata Karmawan.

Dalam pelaksanaannya, tradisi ini melibatkan Peduluan seperti Jro Kubayan Kiwa-Tengen, Jro Bau Kiwa-Tengen, Jro Singukan Kiwa-Tengen dan Krama Truna dan Para Krama Desa.

Peduluan inilah sebagai pelaksana utama upacara tersebut.

Ia menambahkan, masyarakat sembahyang di Pura Dalem Purwa melakukan permohonan sesuai keinginannya dengan mesesangi.

Jika keinginannya telah terpenuhi, mereka akan menghaturkan satu ekor sapi betina atau Ngaturang Bakaran.

“Saat masyarakat mempersembahkan sapi betina,  ada ucapan yang disampaikan, yaitu mereka membayar (naur) sesangi karena permohonannya telah terpenuhi,” tutupnya. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#bali #ngaturang #selulung #Kintamani #Bakaran #sapi betina #sesangi #tradisi