Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

11 Patirtan Tersembunyi di Danau Batur: Sarana Ritual Hindu, Diyakini Punya Kekuatan Magis

I Putu Mardika • Sabtu, 23 Maret 2024 | 16:43 WIB
KHASIAT: 11 petirtan tersembunyi di Danau Batur, Bali ini , merupakan sarana ritual agama Hindu yang diyakini memiliki khasiat.
KHASIAT: 11 petirtan tersembunyi di Danau Batur, Bali ini , merupakan sarana ritual agama Hindu yang diyakini memiliki khasiat.

BALI EXPRESS - Danau Batur yang terletak di Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali tak hanya terkenal dengan keindahan alamnya yang memukau, tapi juga menyimpan kekayaan spiritual yang tak ternilai.

Di kawasan danau ini terdapat 11 patirtan, mata air suci yang digunakan sebagai sarana ritual agama Hindu dan dipercaya memiliki kekuatan magis.

Patirtan-patirtan ini tak hanya berfungsi sebagai sumber air untuk mengairi sawah di berbagai pelosok Bali, tapi juga menjadi tempat suci untuk melakukan ritual keagamaan.

Kawasan Danau Batur memiliki enam desa yang disebut Desa Witang Danu.

Keenam desa tersebut adalah Desa Sinarata, Desa Songan, Desa Abang, Desa Trunyan, Desa Buahan, dan Desa Kadisan.

Sementara itu, Desa Songan dan Desa Batur terletak di antara Gunung Batur.

Sebagai danau terbesar di Bali, air Danau Batur dimanfaatkan untuk mengairi sawah di Kabupaten Bangli, Gianyar, Klungkung, Buleleng, dan Badung.

Atas dasar itu secara teologis dapat dipahami bahwa Danau Batur itu dipandang sebagai stana Dewi Danu.

Tidak mengherankan di sekitar Danau Batur terdapat sekitar sebelas mata air yang menjadi sumber air beberapa sungai yang mengalir dan mengairi berbagai subak di segenap pelosok Pulau Bali.

Jero Gede Batur Duhuran menjelaskan, kesebelas mata air tersebut, di antaranya Patirtan Talaga Waja.

Patirtan  ini menjadi sumber sungai (tukad) Telagawaja yang mengalir ke Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali.

“Air dari petirtan ini biasa dipergunakan untuk upacara malaspas panyegjeg jagad oleh krama Desa Adat Abang dan berbagai jenis upacara di Pura Tuluk Biyu,” sebutnya.

Patirtan Talaga Waja juga seringkali disebut sebagai Patirtan Yeh Sah. Sebab, air dari Patirtan Talaga Waja ini diyakini menyebabkan upacara menjadi sah.

Kemudian Patirtan Bantang Anyud yang terletak di dekat Patirtan Talaga Waja,  merupakan hulu Sungai Pipis dan Sungai Bubuh, Kabupaten Klungkung.

Air suci dari Patirtan Bantang Anyud biasanya dipakai untuk lokasi berbagai upacara di Pura Tuluk Biyu.

Karena itu, pura ini sering pula disebut sebagai Patirtan Pura Tuluk Biyu.

Di kawasan Batur juga terdapat Patirtan Danu Gadang. Petirtan ini merupakan hulu Sungai Pipis, yang memisahkan Kabupaten Klungkung dan Kabupaten Gianyar.

Sementara air dari patirtan ini sering dipakai untuk beberapa upacara di Pura Tuluk Biyu.

Selanjutnya adalah Patirtan Danu Kuning. Patirtan ini merupakan hulu Sungai Yeh Wos Lanang dan Sungai Yeh Wos Wadon. Kedua sungai ini kemudian bertemu di Desa Adat Ubud, Gianyar, Bali.

Kemudian Patirtan Palisan yang terdapat di Desa Kadisan memiliki tiga mata air yang mengalir ke Danau Beratan, dan melalui terowongan, juga masuk ke Danau Tamblingan.

Danau Beratan menjadi hulu beberapa sungai di Kabupaten Badung dan Tabanan.

Patirtan Rejeng Anyar merupakan hulu beberapa sungai kecil yang mengalir ke Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

Ada juga Patirtan Mas Mampeh yang merupakan patirtan Ida Bhaṭara Sasuhunan Sakti Makalihan.

 Air suci dari Pura Mas Mampeh ini dimohonkan untuk melindungi sawah dari hama tanaman.

Berikutnya adalah Patirtan Mangening,  sebagai tempat untuk memohon air suci saat upacara di Pura Ulun Danu Batur.

Patirtan Toya Bungkah yang memiliki air panas, diyakini dapat menyembuhkan penyakit kulit, karena air di sini mengandung belerang.

Selain itu, Patirtan Pura Jati juga menjadi salah satu dari patirtan yang ada di Kawasan Batur.

Pura Jati diyakini sebagai stana dari Ida Bhaṭara Pujangga Lawih, Bhagawanta atau pendamping dan penasehat spiritual dari Bhaṭari Ulun Danu.

Patirthan Prapen ini adalah tempat untuk memohon tirta prapen yang berupa tetesan air panas, bagi para pande, seperti halnya pandai besi, perajin mas, perajin perak, maupun perajin perunggu.

Editor : Nyoman Suarna
#ritual #bali #Danau Batur #MaGIS #Patirtan #Kekuatan #hindu #Sarana