Selain diyakini sebagai pembawa anugerah, Ida Panembahan Jero Gede Tanah Pegat juga dipercaya sebagai pengantar roh menuju sunialoka bagi umat Hindu.
Banyak juga yang memohon wangsuh (berkahi) dari beliau sebagai bagian dari prosesi pengabenan yang diadakan oleh warga setempat.
- Pemberi Anugerah: Ida Panembahan Jero Gede Tanah Pegat memberikan anugerah kerahayuan dalam dunia pertanian, menghalau hama penyakit tanaman, dan memberikan kesembuhan bagi umat yang sakit.
- Pengantar Roh: Ida Panembahan Jero Gede Tanah Pegat sering mendapat uleman lunga (undangan) pada prosesi pengabenan, mengantarkan sang roh menuju sunialoka.
- Bebas Cuntaka: Berbeda dengan pura lain, Ida Panembahan Jero Gede Tanah Pegat tidak kena sebel atau cuntaka (tercemar) oleh kematian. Umat yang cuntaka karena kematian tetap diperbolehkan memasuki pura.
- Busana Unik: Ida Panembahan Jero Gede Tanah Pegat mengenakan busana dari kaping (karung plastik), menunjukkan jiwa kesederhanaan.
Pujawali dan Khayangan Jagat:
- Pujawali Khayangan Jagat Jero Gede Tanah Pegat jatuh pada Saniscara Kliwon Wuku Kuningan (Hari Raya Kuningan).
- Pura ini terdiri dari nista mandala (bale pesandekan dan bale kulkul) dan utama mandala (Gedong sebagai stana Ida Panembahan Jero Gede Tanah Pegat).
- Dikunjungi banyak pemedek dari berbagai daerah untuk nunas tirta pemuput pengabenan, memohon keberhasilan, kerukunan, dan kesembuhan.
Baca Juga: Menyingkap Makna dan Fungsi Rajah dalam Tradisi Hindu Bali
Informasi Lainnya:
- Sejarah keberadaan Ida Panembahan Jero Gede Tanah Pegat belum ditemukan secara tertulis.
- Umat tidak berani mengganti busana Ida dengan bahan lain karena Ida tidak berkenan.
- Khayangan Jagat ini baru dipindah beberapa tahun lalu dengan dana punia umat.