Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Alasan Umat Hindu di Bali Melakukan Ritual di Perempatan atau Disebut Catus Pata 

I Putu Suyatra • Minggu, 31 Maret 2024 | 20:00 WIB
Catus Pata atau pempatan agung atau perempatan adalah salah satu tempat sakral bagi umat Hindu di Bali.
Catus Pata atau pempatan agung atau perempatan adalah salah satu tempat sakral bagi umat Hindu di Bali.

BALI EXPRESS - Catus Pata atau Pempatan Agung atau perempatan bukan sekadar persimpangan jalan biasa bagi umat Hindu di Bali.

Di balik kesederhanaannya, tersembunyi simpul energi dahsyat yang konon dimanfaatkan para leluhur dan pembelajar ilmu spiritual.

Energi Dahsyat dan Manfaatnya

Energi di Catus Pata diyakini amat kuat dan mampu mendatangkan manfaat positif bagi desa setempat. Konon, energi ini diikat secara gaib untuk:

Baca Juga: Mecaru Mejaga-jaga di Desa Pakraman Besang Kawan Tohjiwa, Klungkung: Tradisi Hindu Bali Penyucian dengan Ceceran Darah Sapi Pilihan

Sejarah dan Mitos

Menurut lontar kuno seperti Dewa Tattwa dan Eka Pratama, Catus Pata memiliki peran penting dalam ritual Caru dan Tawur Kesanga.

Di tempat ini pula Dewi Uma dikisahkan berubah menjadi Bhatari Durga untuk menciptakan Bhuta Kala dan Sang Pretanjala berubah menjadi Maha Kala.

Kisah Penciptaan Alam Semesta

Lontar Bhumi Kamulan dan Siwa Gama menceritakan kisah penciptaan alam semesta oleh Bhatara Siwa.

Sang Pretanjala, putranya, dibantu Dewi Uma dalam tugas ini.

Baca Juga: Catus Pata: Persimpangan Sakral di Bali Penuh Makna dan Ritual Hindu, Ida Bhatara yang Melinggih dan Beda Perempatan dan Pertigaan

Dewi Uma menjelma menjadi Bhatari Durga dan menciptakan berbagai mahluk halus, termasuk Bhuta Kala.

Sang Pretanjala kemudian berubah menjadi Mahakala dan menciptakan Panca Mahabhuta. Keempat saudaranya pun diberi kedudukan di empat penjuru mata angin.

Tempat Keramat untuk Ilmu Pangiwa

Dulu, Catus Pata menjadi tempat para pembelajar Ilmu Pangiwa mencari panugrahan Dewi Durga dan Sang Mahakala.

Konon, mereka bisa mendapatkan energi dengan ritual khusus di tempat ini.

Modernisasi dan Masa Kini

Seiring perkembangan zaman, kawasan Catus Pata kini telah ramai dan menjadi pusat bisnis di pedesaan. Fenomena spiritual seperti dulu pun jarang terjadi.

Baca Juga: Rerajahan dalam Ritual Hindu Bali: Pentingnya Dilakukan dengan Benar oleh Orang yang Paham, Salah Sedikit Dampaknya Fatal

Fungsi dan Makna Catus Pata:

Ritual di Catus Pata:

Ida Bhatara yang Malinggih di Catus Pata:

Pertigaan dan Perempatan: Simpul Energi Alam:

Catus Pata bukan hanya persimpangan jalan biasa, tetapi memiliki makna dan fungsi sakral dalam budaya Bali.

Ritual dan simbolisme di Catus Pata mencerminkan konsep spiritualitas dan keseimbangan alam dalam kehidupan masyarakat Bali. *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#ritual #bali #lontar #dewa tattwa #hindu #tradisi #Catus Pata #eka pratama