BANGLI, BALI EXPRESS - Tradisi Nyawen merupakan ritual sakral yang dilestarikan oleh Desa Adat Sukawana, Kintamani, Bangli. Tradisi Hindu Bali, ini dilakukan oleh Daha Truna, sebutan bagi pemuda-pemudi desa yang masih suci, sebagai bagian dari rangkaian upacara Ngusabha Dalem.
Dalam kepercayaan masyarakat setempat, para Daha Truna dianggap sebagai individu yang masih murni.
- Tujuan: Menegaskan batas desa secara niskala dan memohon restu leluhur.
- Waktu: Purnama Sasih Kapitu.
- Sarana: Sawen (batang pohon kacing landa diikat ilalang) yang melambangkan "mengunci jalan" dan "tanda batas desa".
- Pelaku: Daha Truna (pemuda-pemudi suci)
- Lokasi: Pura Dalem, batas utara desa dengan Desa Bantang, dan batas selatan dengan Desa Kintamani.
Rangkaian Upacara:
- Wali: Dilakukan di Pura Sang Pasek/Ratu Pacek dan Pura Desa/Baleagung selama 7 hari.
- Sangkepan Kliwon: Rapat prajuru desa dan para dulun desa untuk persiapan upacara ngambing.
- Upacara Ngambing: Di Pura Tengayang untuk memohon restu Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan leluhur.
- Ngampad: Pembersihan dari ujung batas desa utara, selatan, dan pura Dalem oleh Daha Truna.
- Nyawen: Penanaman sawen di depan pekarangan rumah dan batas desa.
Makna Tradisi Nyawen:
- Menjaga kesucian dan keharmonisan desa.
- Menghormati leluhur dan menjaga hubungan niskala dengan desa.
- Memupuk rasa tanggung jawab Daha Truna terhadap desa.
Editor : I Putu Suyatra