Pura Dukun Sakti: Keunikan Pura Kuna di Bali yang Dipercaya Memberikan Kesembuhan dan Taksu
I Putu Suyatra• Kamis, 11 April 2024 | 04:45 WIB
Pura Dukun Sakti, sebuah pura kuna yang terletak di sebelah utara Balai Banjar Tuban Griya, Badung, Bali.
BADUNG, BALI EXPRESS – Pura Dukun Sakti, sebuah pura kuna yang terletak di sebelah utara Balai Banjar Tuban Griya, Badung, Bali, menarik perhatian banyak orang. Pura ini tergolong 'pingit' atau angker, namun tak menghalangi masyarakat Hindu Bali maupun luar Bali untuk mengunjunginya.
Bukan hanya untuk memohon kesembuhan, banyak yang datang ke Pura Dukun Sakti untuk mendapatkan Taksu (kharisma) berkesenian.
Keunikan dan aura mistis pura ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencari spiritualitas.
Mengetahui keberadaan Pura Dalem Dukuh Sakti ini memang bukan hal yang mudah, karena pura ini merupakan milik keluarga besar Arya Wang Bang Pinatih.
Namun, siapa pun dapat mengunjungi tempat suci ini, terutama mereka yang percaya akan keajaiban penyembuhan yang ditawarkannya.
Dibangun secara bertahap, Pura Dukun Sakti menampilkan keindahan arsitektur klasik Bali.
Ada pelinggih-pelinggih yang menghiasi lingkungan pura, seperti Padmasana, Gedong, Padmacapah, Padma Kembar, Tugu Capah, Gedong Dalem Majapahit, Tajuk Pengaruman, dan Palinggih Perahu. Ini semua adalah tempat suci yang dipercaya memiliki kekuatan spiritual yang kuat.
Pemugaran terbaru dilakukan menggunakan pasir malela, memberikan sentuhan baru pada fisik pelinggih yang membuatnya semakin indah dan tertata rapi.
Namun, tak hanya sekadar tempat ibadah, Pura Dukun Sakti juga menjadi pusat penelitian dan kegiatan keagamaan bagi sekitar 40 maksan aktif.
Para pengunjung yang pernah meminta petunjuk di pura ini seringkali merasa terpanggil untuk menjadi anggota maksan.
Namun, seiring bertambahnya usia, jumlah warga maksan cenderung berkurang.
Meskipun demikian, minat masyarakat dalam pujawali tetap tinggi, dengan banyaknya warga dari berbagai daerah yang datang untuk memperoleh berkah dan petunjuk.
Ada cerita menarik terkait hubungan pura ini dengan tempat-tempat suci lainnya, baik di Bali maupun di tanah Jawa.
Pura ini diduga memiliki kaitan erat dengan Pura Uluwatu dan Pura Dalem Ped, serta dipercaya menjadi tempat berstana bagi beberapa Bhatara, seperti Ida Bhatara Majapahit dan Ida Bhatara Mahameru.
Namun, di balik keunikan dan keajaiban yang ditawarkannya, Pura Dukun Sakti juga memiliki berbagai pantangan dan aturan yang harus diikuti dengan cermat oleh para pengemponnya.
Selain sebagai tempat untuk memohon tamba, pura ini juga dipercaya mampu memberikan kelancaran dalam aktivitas kesenian, menambah kharisma bagi para seniman.
Dengan segala misteri dan keajaibannya, Pura Dukun Sakti menjadi sebuah tempat yang menarik untuk dijelajahi.
Penggunaan nama "Dukun" sendiri menyiratkan bahwa pura ini tidak hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga menjadi tempat untuk menyembuhkan secara tradisional.
Dalam setiap pujawali, pengunjung diingatkan untuk berhati-hati, mengingat cerita tentang salah satu Bhatara yang berstana di sana, yang konon bersenjatakan Bajra, sebuah perlambang yang menjadi dasar dari tradisi di pura ini.
Sejarah dan Keunikan Pura Dukun Sakti:
Dibangun secara bertahap dari utara ke selatan.
Memiliki beberapa pelinggih (tugu) seperti Padmasana, Gedong, Padmacapah, Padma Kembar, Tugu Capah, Gedong Dalem Majapahit, Tajuk Pengaruman, dan Palinggih Perahu.
Dipercaya memiliki kaitan erat dengan Pura Uluwatu dan Pura Dalem Ped.
Dihuni oleh Ida Bhatara Majapahit, Ida Bhatara Mahameru, dan Bhatara dari tanah Jawa lainnya.
Memiliki banyak keunikan dan pantangan yang wajib dipatuhi oleh pengempon pura.
Daya Tarik Pura Dukun Sakti:
Dipercaya mampu memberikan petunjuk kesembuhan bagi berbagai penyakit.
Dipercaya mampu memberikan kelancaran dan Taksu (kharisma) bagi para seniman.
Memiliki aura mistis dan spiritualitas yang kuat.
Informasi Penting:
Lokasi: Sebelah utara Balai Banjar Tuban Griya, Badung.
Waktu terbaik untuk berkunjung: Purnama Sasih Katiga (saat pujawali).
Pantangan: Berpakaian sopan, tidak berkata kasar, dan menjaga ketenangan di area pura.