Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kerap Pentas di Kuburan, Ini Fakta Menarik Tari Baris Poleng Katekok Jago di Desa Tegal Darmasaba Bali

I Putu Mardika • Senin, 15 April 2024 | 16:59 WIB
BARIS POLENG: Tari Baris Poleng Katekok Jago di Desa Tegal Darmasaba, Badung, Bali kerap dipentaskan di kuburan serangkaian upacara ngaben atau pelebon.
BARIS POLENG: Tari Baris Poleng Katekok Jago di Desa Tegal Darmasaba, Badung, Bali kerap dipentaskan di kuburan serangkaian upacara ngaben atau pelebon.

BALI EXPRESS - Tari Baris Poleng Katekok Jago merupakan tari wali yang masih lestari di Desa Tegal Darmasaba, Badung, Bali.

Pementasan Tari Baris Poleng Katekok Jago dilakukan dalam rangkaian upacara Pitra Yadnya atau Ngaben dan Dewa Yadnya.

Sesuai namanya, tari Baris Poleng Katekok Jago, menggunakan pakaian berwarna loreng  atau dalam bahasa Bali disebut poleng.

Warna poleng merupakan kombinasi antara warna hitam, putih dan abu-abu.

Salah satu yang paling menarik dari pementasan tari Baris Poleng Katekok Jago adalah, dilaksanakan di kuburan dalam kaitan upacara ngaben atau pelebon.

Saat pentas, dua deretan penari berbusana khas poleng mengenakan selendang yang juga berwarna poleng di pundaknya, ibarat sayap.

Mengawali tarian, terlihat penari seperti prajurit zaman dulu yang membawa senjata tombak.

Kemudian penari paling depan mendatangi penari yang tengah, lalu berlutut secara bergantian sambil mengepakkan sayapnya.

Adegan ini seperti sebuah isyarat, sebagai ucapan perpisahan dengan atman (roh) mendiang.

Bendesa Adat Tegal Darmasaba I Ketut Artawan menjelaskan, gerakan Tari Baris Poleng Ketekok Jago ini sebenarnya menggambarkan seekor gagak yang mencuri telor dari sarang angsa, yang kemudian menyebabkan perang.

Tari Baris Poleng Ketekok Jago membawa senjata berupa tombak dengan tangkai berukuran panjang yang dihiasi (pontang) hitam putih (poleng rwabineda) seperti busana yang dikenakan.

Jenis tarian ini memiliki perwatakan yang sangat unik. Yaitu, menekankan keseimbangan dan kestabilan langkah-langkah pada waktu berbaris maupun saat memainkan senjata sehingga disebut tari kepahlawanan.

Tari Baris Poleng Katekok Jago merupakan tari wali yang masih lestari di Desa Tegal Darmasaba.

“Masyarakat memiliki keyakinan yang kuat bahwa Ida Bathara Bathari yang beristana di Pura Dalem Kebon Buni memiliki kaitan taksu berkesenian yang dibuktikan dengan adanya benda-benda seni seperti topeng,” jelasnya.

Tujuh fakta menarik dari Baris Poleng Katekok Jago  di Desa Tegal Darmasaba, Badung, Bali:

1. Tari Baris Poleng Katekok Jago merupakan tari wali yang masih lestari di Desa Tegal Darmasaba, Badung, Bali. Tari ini  menunjukkan pentingnya warisan budaya lokal yang dijaga dan dipertahankan oleh masyarakat setempat.

2. Pementasan Tari Baris Poleng Katekok Jago dilakukan dalam rangkaian upacara Pitra Yadnya atau Ngaben dan Dewa Yadnya, mengindikasikan bahwa tarian ini memiliki makna dan peran dalam upacara adat yang sakral.

3. Penari tarian ini mengenakan pakaian berwarna poleng, yang merupakan kombinasi antara warna hitam, putih, dan abu-abu, menciptakan estetika yang unik dan khas.

4. Tarian ini kerap dipentaskan di kuburan dalam kaitan upacara ngaben atau pelebon, memberikan dimensi spiritual dan simbolisme yang dalam pada pertunjukan seni budaya.

5. Gerakan dalam Tari Baris Poleng Katekok Jago menggambarkan seekor gagak yang mencuri telur dari sarang angsa dan menyebabkan perang. Hal ini menunjukkan bahwa tarian ini mengandung narasi dan cerita yang dalam.

6. Jenis tarian ini menekankan keseimbangan dan kestabilan langkah-langkah pada waktu berbaris maupun saat memainkan senjata, sehingga disebut tari kepahlawanan, menggambarkan nilai-nilai kepahlawanan dan keberanian.

7. Masyarakat setempat memiliki keyakinan kuat bahwa Ida Bathara Bathari yang beristana di Pura Dalem Kebon Buni memiliki kaitan taksu berkesenian yang dibuktikan dengan adanya benda-benda seni seperti topeng, sebagai gambaran hubungan yang dalam antara seni budaya dan kepercayaan spiritual.

Editor : Nyoman Suarna
#bali #katekok jago #Desa Tegal Darmasaba #baris poleng #kuburan #fakta #tari #pentas