Air dari Sudut Pandang Hindu: Elemen Suci dan Pembawa Kesembuhan dalam Tradisi Veda
I Putu Suyatra• Selasa, 16 April 2024 | 19:57 WIB
Umat Hindu melakukan ritual melukat atau pembersihan diri pada hari Banyu Pinaruh di Taman Beji Griya Waterfall, Desa Punggul, Abiansemal, Badung, Minggu (17/12) .
BALI EXPRESS - Air, sumber kehidupan yang esensial, memiliki peran penting yang diungkap dalam Veda, kitab suci Hindu. Bukan hanya sebagai penunjang hidup, air dipuja, dihormati, dan disucikan karena kekuatannya dalam menjaga kesehatan, menyembuhkan penyakit, dan membawa kesejahteraan.
Veda, kitab suci Hindu, penuh dengan pujian dan pengakuan terhadap kekuatan air. Berikut beberapa contohnya:
RgVeda X.9.5: "Kami mohon pada penguasa air agar menyembuhkan penyakit kami."
AtharvaVeda VII.89.1:"Kami mengumpulkan air hujan dan berasil mencampurnya dengan minuman segara soma (minuman Sanghyang Soma). Semoga Ia memberikan kemuliaan pada kami."
RgVeda X.9.6: "Sanghyang Soma mengatakan air memiliki semua faktor-faktor penyembuhan."
RgVeda X.72.6: "Semua dewa (milik yang perlu sekali) ada dengan siap tersedia di air."
AtharvaVeda X.5.46: "Kami mengumpulkan air kedewaan (yaitu air hujan) dan mencampurkan minuman soma didalamnya untuk usia panjang."
RgVeda X.82.6:"Semua dewa (simbol milik yang berharga) bertumpuk sedikit demi sedikit didalam air itu dan air mengambil benih alam semesta yang pertama didalamnya."
AtharvaVeda I.4.2: "Air yang mengalir dibawah cahaya matahari merupakan air yang bersih atau bebas kuman."
Dalam tradisi Veda, air bukan hanya elemen fisik, tetapi juga simbol kesucian, kekuatan penyembuhan, dan kehidupan yang kekal.
Mandi dengan air suci, minum air suci, dan menggunakan air suci dalam ritual keagamaan dipercaya membawa manfaat spiritual dan fisik bagi umat manusia.
Pemahaman Veda tentang air sebagai sumber kehidupan dan penyembuhan menunjukkan filosofi holistik yang menghubungkan kesehatan manusia dengan alam semesta.