Pura Erjeruk Diyakini Tempat Mohon Keturunan: Keunikan, Larangan, dan Mitos Pohon Kampuak yang Dipercaya Sebagai Jejak Dang Hyang Nirartha
I Putu Suyatra• Jumat, 26 April 2024 | 18:29 WIB
Pura Erjeruk, terletak 200 meter ke selatan dari simpang empat Bypass IB Mantra menuju Pantai Purnama, Gianyar, Bali
BALI EXPRESS - Pura Erjeruk, terletak 200 meter ke selatan dari simpang empat Bypass IB Mantra menuju Pantai Purnama, Gianyar, Bali, menyimpan berbagai keunikan dan cerita menarik. Salah satunya, pura ini dipercaya sebagai tempat memohon keturunan bagi masyarakat Hindu maupun non Hindu.
Menjaga Etika dan Menghormati Kesucian
Sebelum mengunjungi tempat suci seperti Pura Erjeruk, penting untuk bersikap sopan dan menghormati aturan yang berlaku.
"Hindari berperilaku sembarangan saat di tempat suci," pesan Pemangku Pura Erjeruk, Ida Bagus Putra Adnyana.
"Hal ini dapat mengakibatkan kejadian aneh yang bisa dirasakan."
Kisah Pohon Kampuak yang Dianggap Sakral
Salah satu keunikan Pura Erjeruk adalah Pohon Kampuak (jambu) yang tumbuh di jeroan pura. Pohon ini diyakini sebagai jejak perjalanan Dang Hyang Nirartha.
Diameter batangnya yang besar, sekitar tiga meter, berbeda dengan pohon Kampuak pada umumnya.
Mitos yang beredar menyebutkan bahwa pohon ini merupakan tongkat sang Maharesi yang ditancapkan sebelum beliau meninggalkan pura.