Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Penunggun Karang: Penjaga Niskala yang Mampu Menguak Kegagalan Teluh dan Ilmu Hitam Lainnya

I Putu Suyatra • Minggu, 5 Mei 2024 | 20:41 WIB
Pelinggih Penunggun Karang sangat berarti bagi umat Hindu di Bali sebagai pecalang niskala.
Pelinggih Penunggun Karang sangat berarti bagi umat Hindu di Bali sebagai pecalang niskala.

BALI EXPRESS - Bagi para penekun desti (ilmu hitam), kekuatan mereka tak akan ada artinya di hadapan Penunggun Karang atau Tugu Karang, penjaga niskala bagi umat Hindu di Bali.

Jro Mangku I Wayan Satra, dalam wawancaranya pada Rabu (28/12/2016), menjelaskan bahwa Penunggun Karang akan membentengi seluruh penghuni rumah dengan kekuatan niskala, sehingga senjata desti menjadi tidak efektif.

Kekuatan Penunggun Karang yang Melampaui Kesaktian Desti

Sehebat apapun kesaktian si penekun desti, keberhasilan mereka dalam mengirimkan teluh dan desti atau ilmu hitam lainnya tergantung pada izin Penunggun Karang.

“Tanpa izin sang penjaga, upaya mereka akan sia-sia,” tegas Mangku Satra.

Perlindungan Niskala bagi Penghuni Rumah

Penunggun Karang tidak hanya memblokir desti, tetapi juga memberikan perlindungan niskala kepada seluruh penghuni rumah.

Kekuatannya yang luar biasa mampu menangkal serangan gaib dan menjaga keharmonisan rumah tangga.

Makna Filosofis dan Fungsi Panunggun Karang:

Tugu Karang berasal dari kata "tuhu" yang berarti "tahu" dan "karang" yang berarti "pekarangan" atau "diri".

Hal ini melambangkan pentingnya memahami diri sendiri dan mencapai keseimbangan antara dunia sekala dan niskala.

Dalam tradisi mistik, Tugu Karang dianggap sebagai "bijaksara mantra utama".

Ini menunjukkan peran pentingnya dalam menjaga keseimbangan spiritual dan melindungi manusia dari kekuatan gaib.

Jro Mangku I Wayan Satra menjelaskan bahwa Tugu Karang memiliki hubungan erat dengan "Tepuk Kanda" (Kanda Pat), yaitu empat saudara spiritual bagi setiap orang Bali.

Hal ini melambangkan pentingnya hubungan keluarga dan leluhur dalam kehidupan spiritual.

Senyawa ari-ari yang disebut Prajapati berstana di Sedahan Karang. Ini melambangkan asal-usul manusia dan koneksi dengan leluhur.

Panunggun Karang bukan hanya elemen estetika, tetapi memiliki makna filosofis dan fungsi penting dalam menjaga keseimbangan spiritual dan melindungi manusia dari kekuatan gaib.

Memahami maknanya dapat membantu kita untuk lebih menghargai budaya dan tradisi Bali. *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #teluh #ilmu hitam #hindu #penunggun karang