Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ngarorasin: Memisahkan Dua Dunia, Mengantar Roh Menuju Surga - Tradisi Hindu Bali yang Penuh Makna

I Putu Suyatra • Senin, 6 Mei 2024 | 19:50 WIB

Ngarorasin adalah salah satu ritual Hindu Bali setelah ngaben.
Ngarorasin adalah salah satu ritual Hindu Bali setelah ngaben.

BALI EXPRESS - Ngarorasin, atau ngerorasin, adalah sebuah tradisi Hindu di Bali yang dilaksanakan setelah upacara Ngaben.

Upacara ini bertujuan untuk membersihkan semua yang terlibat dalam kesebelan (cuntaka), yaitu tempat suci, pekarangan, dan manusia atau keluarga.

Makna Filosofis Ngarorasin

Ngarorasin, sebuah upacara Hindu Bali yang sarat makna, memiliki akar kata dari "Ro" yang berarti "dua" dan "Ras" yang berarti "pisah".

Baca Juga: Uang dalam Ritual Hindu Bali: Mengapa Bisa Digunakan Berkali-kali atau Tak Kenal Sebel?

Makna filosofisnya adalah untuk memisahkan dua hal: yang meninggal dengan keluarga atau sentananya.

Tresna asih atau cinta kasih kepada sanak saudara memanglah wajar dan wajib. Namun, setelah seseorang meninggal, arwahnya akan menjalani proses menuju surga.

Upacara Ngaben dan penghanyutan sekah ke laut telah mengantarkan arwah ke alam baka. Di sini lah Ngarorasin berperan.

Alasan Dilakukan pada Hari Ke-12

 

Upacara Ngarorasin biasanya dilakukan 12 hari setelah Ngaben. Upacara ini bertujuan untuk membersihkan semua kesebelan atau cuntaka, yaitu kotoran niskala yang menempel pada tempat suci, pekarangan, dan manusia atau keluarga.

"Ngarorasin dilakukan pada hari ke-12 setelah Ngaben karena pada hari itulah sebel atau cuntaka dianggap sudah habis atau selesai," ungkap Ida Pedanda Gde Manara Putra Kekeran. 

Baca Juga: Mengapa Telur Memiliki Peran Penting dalam Ritual Hindu Bali? Simak Penjelasannya

Hal ini berdasarkan Lontar Yama Purana Tattwa yang menjelaskan bahwa tubuh manusia memiliki 11 bagian yang dilanda sebel, dan masing-masing mendapat jatah cuntaka satu hari.

Tujuan Ngarorasin

Upacara Makelud

Salah satu bagian penting dari Ngarorasin adalah upacara Makelud, yang bertujuan untuk membebaskan cuntaka semua keluarga.

Upacara ini merupakan simbolisasi pelepasan ikatan duniawi dan pengantaran arwah menuju surga.

Kapan Ngarorasin Dilakukan?

Ngarorasin dilakukan setelah upacara Ngaben untuk menyucikan semua yang terlibat kesebelan atau cuntaka. ***

Baca Juga: Penunggun Karang: Penjaga Niskala yang Mampu Menguak Kegagalan Teluh dan Ilmu Hitam Lainnya

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#ritual #bali #Ida Pedanda Gde Manara Putra Kekeran #Cuntaka #upacara #ngaben #hindu #tradisi #ngarorasin