BALI EXPRESS - Pura Pucak Mangu yang terletak di Desa Pelaga, Kecamatan Petang Kabupaten Badung Bali adalah salah satu pura kuna.
Hal ini terlihat dari banyaknya lingga di tempat tersebut.
Pemangku Pura Pucak Mangu, Jero Mangku Gede memaparkan, pura ini erat kaitannya dengan pendiri Kerajaan Mengwi, I Gusti Agung Putu.
Pura Pucak Mangu merupakan saksi bisu perang tanding antara pendiri Kerajaan Mengwi dan Puri Kakeran.
Menurut sejarah, konon di Pura Pucak Mangu ini I Gusti Agung Putu, sang pendiri Kerajaan Mengwi, bertapa untuk menenangkan diri setelah kalah dalam perang tanding melawan I Gusti Ngurah Batu Tumpeng dari Puri Kakeran.
“Di sini beliau menggelar tapa brata yoga semadi dan berusaha menemukan jati dirinya agar bisa bangkit kembali, sehingga kembali bisa Berjaya dan mendirikan Kerajaan Mengwi,” katanya.
Karena kalah perang, I Gusti Agung Putu lalu ditawan dan diserahkan kepada I Gusti Ngurah Tabanan.
Selanjutnya dengan seizin I Gusti Ngurah Tabanan, I Gusti Agung Putu diajak oleh seorang patih dari Desa Marga bernama I Gusti Babalang ke Desa Marga.
Di desa inilah muncul niat I Gusti Agung Putu untuk membalas kekalahannya.
Untuk itu, I Gusti Agung Putu terlebih dahulu melakukan tapa di puncak Gunung Mangu, di tempat yang kini berdiri Pura Pucak Mangu.
Setelah itu I Gusti Agung Putu menantang I Gusti Ngurah Batu Tumpeng perang tanding.
Berkat tapanya ini, I Gusti Agung Putu mampu mengalahkan I Gusti Ngurah Batu Tumpeng.
Setelah berhasil menguasai daerah Mengwi, I Gusti Agung Putu mendirikan Kerajaan Mengwi. (*)
Editor : Nyoman Suarna